Jakarta, Pedomanku,id:
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Mahasiswa semester dua, Egalita Nahdiazwa Delaserna, berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) Volume 14 Nomor 2 Tahun 2026 dengan judul “Familism, Guanxi, dan Ambivalensi Moral dalam Etika Akuntansi: Studi Kritis dari Riau, Indonesia.” Jurnal tersebut telah terbit secara nasional dan memiliki DOI resmi, menjadi capaian akademik yang menunjukkan kualitas riset mahasiswa sejak dini.
Artikel yang ditulis bersama Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak. sebagai dosen pembimbing ini mengkaji pengaruh nilai-nilai budaya Tionghoa, khususnya konsep familism dan guanxi, terhadap pembentukan etika akuntansi melalui pendekatan Critical Perspectives in Accounting (CPA). Penelitian ini menawarkan perspektif baru bahwa praktik etika akuntansi tidak hanya dipengaruhi oleh kode etik universal, tetapi juga oleh konteks sosial, budaya, dan relasi kekeluargaan.
Ketua Program Studi Akuntansi UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menyampaikan bahwa publikasi tersebut merupakan hasil nyata dari proses pembelajaran berbasis riset yang diterapkan sejak semester awal.
“Penelitian Familism, Guanxi, dan Ambivalensi Moral dalam Etika Akuntansi: Studi Kritis dari Riau, Indonesia yang terbit di Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) Volume 14 Nomor 2 Tahun 2026 adalah outcome dari mata kuliah Etika Profesi Akuntan di Semester 2. Kami ingin membangun budaya akademik bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu akuntansi sejak dini,” jelas Aras.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Program Studi Akuntansi UNUSIA dalam mendorong mahasiswa aktif meneliti, menulis, dan mempublikasikan hasil riset pada jurnal bereputasi nasional maupun internasional.
Sementara itu, Egalita Nahdiazwa Delaserna mengaku tidak menyangka penelitian yang berawal dari tugas perkuliahan dapat berkembang menjadi artikel ilmiah yang diterbitkan secara nasional.
“Awalnya saya menganggap penelitian ini hanya sebagai tugas mata kuliah. Namun, dengan bimbingan intensif dari Bapak Dr. Muhammad Aras Prabowo, saya belajar bagaimana menyusun penelitian secara sistematis, berpikir kritis, dan menulis sesuai standar publikasi ilmiah. Terbitnya artikel ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus meneliti dan mengembangkan keilmuan akuntansi,” ungkap Egalita. 10/07/26.
Publikasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa semester awal pun mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas apabila didukung oleh ekosistem akademik yang kuat, pembelajaran berbasis riset, serta pendampingan dosen yang berkelanjutan. Program Studi Akuntansi UNUSIA berharap prestasi tersebut dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk menjadikan penelitian dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari budaya akademik sejak awal masa perkuliahan, sehingga mampu melahirkan lulusan yang unggul, kritis, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Aras prabowo).