Makassar, Pedomanku,id:
Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Koordinator Sulawesi Selatan (KPMI Korwil Sulsel) dipimpin Khaidir Khaliq, menggelar audensi dengan BAZNAS Kota Makassar. Tim KPMI diterima Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr. H. Usman Sofian,MA, Rabu, 4 November 2026. Hadir pula Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag, MH, serta Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, H. Ahyar Amnur, S.Pd, M.Pd.
Dr. H. Usman Sofian menyambut baik presentasi Khaidir Khaliq dan kawan kawan, utamanya menyangkut pemberdayaan ummat melalui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, atau UMKM. Artinya, pertemuan kedua pihak merupakan sebuah gerakan moral, yang mempertemukan kekuatan filantropi Islam melalui BAZNAS dengan jejaring strategis KPMI Sulawesi Selatan. Tujuannya, mendampingi, menguatkan, dan memberdayakan pelaku UMKM binaan BAZNAS Makassar agar naik level dan berdaya secara mandiri.
Menurutnya, wajah baru pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Makassar saat tidak lagi sebatas instrumen karitatif, atau bantuan yang habis dikonsumsi dalam sekejap, namun, kini bergeser drastis di bawah kepemimpinan progresif BAZNAS Kota Makassar periode 2026-2031. ZIS kini disulap menjadi modal sosial yang produktif.
Melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Makassar tidak hanya hadir membawa “ikan”, melainkan mengajarkan cara “memancing”. Para pelaku UMKM dhuafa dan pemula disentuh tidak hanya dengan bantuan finansial, tetapi juga dengan intervensi mental dan spiritual, melalui pelati,han terlebih dahulu sebeluim diserahkan modal usaha.
“Karena itulah, kehadiran dan peran vital rekan rekan dari Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Sulawesi Selatan sebagai mitra strategis. KPMI membawa apa yang paling sering kurang dimiliki UMKM grassroot, utamanya menyangkut ilmu bisnis syariah, jejaring pasar, dan mentalitas pengusaha yang tangguh. Para pelaku UMKM binaan BAZNAS itu sebelumnya akan diajari bagaimana melakukan packaging yang menarik, mencatat keuangan sederhana, memahami hukum muamalah, sekaligus dimotivasi, diarahkan oleh pengusaha pengusaha sukses yang tergabung dalam KPMI. Mereka langsung menjadi mentor, sekaligus coach bagi para UMKM ini,” ujarnya.
Jika terlaksana baik, tentunya UMKM yang dulunya berdaya tahan rapuh, kini bertransformasi menjadi pilar-pilar kokoh ekonomi umat yang tangguh. Yang lebih mengagumkan, nantinya para pelaku UMKM ini akan naik kelas menjadi munfik, atau malah muzakki.
Pernyataan senada dikemukakan Ketua KPMI, Khaidir Khaliq. Ia juga menyambut baik sambutan pimpinan BAZNAS. “Kami sangat senang bertemu dengan pimpinan BAZNAS Kota Makassar. Kehadiran kami di sini untuk menggagas pembinaan terhadap pelaku UMKM binaan BAZNAS, bagaimana agar usaha mereka levelnya naik, dari mustahik menjadi muzakki. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)