Makassar, Pedomanku,id:
Praktik pencatutan nama pejabat publik kembali mencoreng integritas badan layanan umum. Praktik tidak terpuji semacam ini sering kali dilakukan dengan skenario yang rapi.
Modus lama yang sangat merugikan institusi dan mencederai kepercayaan publik kali ini terjadi pada Plt.Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Dr.Andi Syahrum.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Elang Timur Indonesia, Imran SE mengeluarkan kecaman keras terhadap beredarnya nomor telepon yang mengatasnamakan Dr. Andi Syahrum—Plt Direktur Utama PDAM Makassar. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk penyalahgunaan identitas yang berpotensi merugikan banyak pihak.
Imran,S.E menegaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya komunikasi mencurigakan melalui nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai Dr. Andi Syahrum. Dalam komunikasi tersebut, oknum itu diduga mencoba membangun kepercayaan dengan membawa nama pejabat publik.
“Kami dari Ormas Elang Timur Indonesia ingatkan, jangan coba coba melakukan tindakan tidak terpuji. Ini adalah tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab dan mencoreng nama baik institusi maupun pribadi yang bersangkutan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor atau pihak yang mengatasnamakan pejabat tanpa verifikasi yang jelas,” tegasnya.
Elang Timur Indonesia juga meminta kepada pihak berwenang untuk segera menelusuri dan menindak tegas pelaku di balik penyebaran nomor tersebut. Langkah hukum dianggap penting guna mencegah terjadinya penipuan atau kerugian yang lebih luas di tengah masyarakat.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan klarifikasi melalui kanal resmi PDAM Makassar apabila menerima pesan atau permintaan yang mencurigakan, terlebih jika berkaitan dengan transaksi atau permintaan tertentu.
DPP Elang Timur Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu yang merugikan masyarakat, serta menjaga kredibilitas lembaga publik dari tindakan oknum tidak bertanggung jawab. (rusli)