160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Rapat Perdana DPP-APPI (2). Perkuat Ideologi

Pemuda di era maju saat ini, dianggap mudah terombang-ambing. Namun, mereka yang tergabung dalam Ormas Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia, atau APPI membuktikan hal sebaliknya. Ormas yang dipimpin H.Iran Darmawan NM,SH ini berani menguatkan diri pada satu keyakinan. Pemuda yang bersatu dan disatukan menjadi kekuatan yang melampaui angka.

Di sela sela silaturahmi dan konsolidasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APPI, di Aula KNPI Kota Makassar, Jumat, 24 April kemarin, mengemuka kiranya, seluruh jajaran Ormas yang digagas awal tahun lalu agar tidak sekadar berkumpul, atau bergabung, melainkan berkomitmen dalam satu visi, dan satu ideologi.

Ormas tanpa ideologi yang kuat hanyalah kerumunan tanpa arah, yang akan tercerai-berai. Dengan begitu, Ideologi adalah kerangka berpikir—ia adalah kompas yang menjaga agar langkah pemuda tidak melemah, melainkan menguat dalam satu barisan. Satu komando.

Pemuda yang memiliki ideologi kuat adalah mereka yang tahu betul tujuan ber-Ormas. Sebab, di dalamnya ada  nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan ada nasionalisme. Makanya, di setiap diri Ormas APPI tertanam ideologi yang kuat, tentunya akan tertanam nilai kemanusiaan, keadilan sosial, nasionalisme, atau spiritualitas begitu dalam.

Malah, dengan ideologi yang kuat memberikan keberanian untuk mengatakan tidak kepada ketidakadilan, dan ya kepada kemajuan. Mereka juga tidak mudah menjadi alat bagi pemecah belah. Itu berarti, para kader menjadikan APPI sebagai ‘bengkel peradaban’, sehingga pemuda yang bergabung didalamnya bisa menyatukan, bahkan menjahit mimpi mimpi kecil menjadi narasi besar bagi kemajuan Kota Makassar. Kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin, SH.

Karena itulah, H.Irfan Darmawan mengaku, jika dalam diri kader APPI sudah tertanam ideologi yang kuat, yang kokoh, maka mereka tidak lagi menjadi pemuda yang suka mengeluh, tetapi adalah pemuda yang turun ke tengah tengah masyarakat dengan solusi nyata. Mereka menjadi filter bagi hoaks, dan berada di  garda terdepan dalam kemanusiaan, sekaligus bukan semata menjadi intelektual yang kritis, namun solutif.

Kader yang memiliki ideologi adalah militan. Kader yang satu komando. Kader Sami’na wa atho’na—sikap tunduk penuh—bukan sekadar mendengar, melainkan diikuti dengan tindakan nyata dalam melasanakan perintah, hingga ketaatahn kepada pemimpin.

 

Pada rapat silaturahim dan konsolidasi itu pula, H.Irfan Darmawan mengharapkan, setiap kader APPI dapat melahirkan ribuan kader baru. Jika itu dilakukan, tentunya Ormas APPI berkembang pesat. “Suatu saat, mislanya saja 10 atau 20 tahun mendatang saya haqqulyakin  kita semua menjadi perlaku sejarah.

Apalagi, meski baru seumur jagung, namun kadert APPI sudah merambah di 15 kecamatyan, dan seluruh kelurahan di Makassar.

“Kita juga memiliki pengurus srikandi, atau kelompok perempuan di 15 kecamatan dan seluruh kelurahan. Kemudian Satgas yang bertuga untuk pembinaan para mantan preman, mantan narapidana, juga ada di 15 kecamatan, sehingga kelurahan. Ada pula Lembaga Bantuan Hukum. Ketiga kekuatan ini, diharapkan dapat ‘menulis’ babak baru, yakni, mempersatukan keberagaman untuk mewujudkan kota yang tangguh dan humanis,” urainya.

Seperti diketahui, Jumat kemarin DPP-APPI menggelar silaturahim dan konsolidasi pengurus. Selain Ketua Umum DPP APPI H.Irfan Darmawan NM, SH, hadir pula Sekjen (Sardi), Ketua Harian (Mansyur), dan Ketua Ketua Bidang, dan pengurus lainnya.

Rapat itu juga mengemuka Ormas, sering kali dipandang sebagai ‘raksasa yang sedang tidur’. Kesannya adalah, mereka akan bergerak saat ada momen politik. Namun narasi itu perlahan mulai tertinggal, atau usang, ketika hadirnya Ormas bernama Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia, atau bahasa krennya APPI.

Meski baru didirikan awal tahun lalu, namun ‘dentumannya besar’. Bukan dentuman destruktif semata, melainkan sebuah ledakan kreativitas dan adaptasi. Dentuman ini diharapkan membawa kemaslahatan bagi banyak orang. Artinya, dentuman besar Ormas APPI,  adalah transformasi paradigma, dari orientasi mobilisasi, menjadi orientasi positif.

‘Dentuman besar’ APPI inilah sebagai penanda, sebuah Ormas akan dikenang, bukan semata sudah berumur lama, atau kemegahan kesekretariatan, tetapi akan dikenang melalui orang-orang yang pernah terbantu. Organisasi ini pula  menjadi napas lantaran memberi kehidupan dan paling bermanfaat bagi sesama manusia.

Karenanya, Irfan Darmawan meminta jajaran DPP, DPC, serta seluruh kader APPI di semua tingkatan melakukan gerakan gerakan meski kecil, tetapi bermanfaat dan berguna bagi banyak orang. Alasannya jelas, berpikir dan berbuat baik  untuk banyak orang itu sangat luar biasa, apalagi diawali niat baik. (din pattisahusiwa/habis)

Facebook Comments Box

Baca Juga