Makassar, Pedomanku,id:
Aliansi Ekonomi Satu menggelar aksi demonstrasi di pertigaan Jalan AP Pettarani sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pendidikan yang dinilai semakin terpinggirkan dalam prioritas kebijakan pemerintah. Aksi ini mengusung tema “Prioritaskan Pendidikan” dan dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2026.
Aksi tersebut menjadi refleksi kritis bagi mahasiswa terhadap kondisi pendidikan di Indonesia yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari keterbatasan fasilitas, tingginya biaya pendidikan, hingga ketimpangan akses di berbagai daerah.
Dalam aksi tersebut, Andi Fairus Nizam selaku Sekretaris Umum BEM-FEB Unismuh Makassar Periode 2025–2026 turut menyampaikan orasi yang menyoroti urgensi perhatian serius pemerintah terhadap sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh lagi ditempatkan sebagai sektor pelengkap, melainkan harus menjadi prioritas utama dalam arah kebijakan nasional.
“Momentum Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi pengingat bagi pemerintah bahwa pendidikan adalah hak dasar seluruh rakyat. Ketika pendidikan diabaikan, maka kita sedang mempertaruhkan masa depan bangsa,” tegas Andi Fairus Nizam dalam orasinya.
Sementara itu, Ikbal selaku Ketua Umum BEM-FEB Unismuh Makassar Periode 2025–2026 yang juga bertindak sebagai Jenderal Lapangan dalam aksi tersebut, menegaskan komitmen gerakan mahasiswa untuk terus mengawal isu pendidikan hingga mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ia menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk tekanan moral agar negara segera berbenah.
“Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah momentum perlawanan terhadap ketidakadilan dalam sektor pendidikan. Selama kebijakan masih tidak berpihak pada rakyat, maka suara mahasiswa tidak akan pernah berhenti,” ujar Ikbal di hadapan massa aksi.
Aliansi Ekonomi Satu juga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya peningkatan anggaran pendidikan yang tepat sasaran, pemerataan fasilitas pendidikan, serta kebijakan yang berpihak kepada mahasiswa dan pelajar dari kalangan kurang mampu.
Aksi demonstrasi berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan di kawasan pertigaan AP Pettarani. Melalui aksi ini, Aliansi Ekonomi Satu berharap pemerintah dapat lebih responsif dan segera mengambil langkah konkret untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan nasional.
Momentum Hari Pendidikan Nasional ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan kewajiban negara dalam menjamin masa depan generasi penerus bangsa.(rls)