Makassar, Pedomanku,id:
Kebakaran yang menghanguskan 81 rumah penduduk yang dihuni lebih 300 jiwa, Jumat 31 Agustus 2026 menggugah lembaga zakat. Tak tanggung tanggung, BAZNAS Kota Makassar dan BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan membangun sinergi dalam memberikan bantuan korban kebakaran. Kedua lembaga amil yang amanah tersebut saat ini fokus pada pemberian bantuan dan layanan program penanggulangan dampak pasca kebakaran.
Ketua BAZNAS Kota Makassar, Usman Sofian di sela sela Silaturahmi dan Tablig Akbar Muslimah Wahdah Islamiah, bertajuk Salam Sehat Indonesia di Summarecon Convention Center, Villa Mutiara Makassar, Ahad, 2 Agustus siang tadi mengakui, sesuai arahan Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, maka pihaknya mengintruksikan jajaran BAZNAS Makassar berfokus pada penanggulangan dampak bencana kepada korban terdampak, khususnya pemulihan dan kebutuhan bidang pendidikan dan ekonomi.
“Untuk itu, program yang akan kami lakukan di antaranya, trauma healing bagi anak-anak, pemberian bantuan perlengkapan anak sekolah, layanan kesehatan, pemberian bantuan modal usaha, bantuan makanan dan bantuan layak pakai,” tuturnya.
Usman Sofian menyebut, pihaknya juga telah telah berkoordinasi dengan BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan untuk bersama-sama dalam memberikan bantuan kepada warga korban kebakaran. “Insya Allah, Ketua BAZNAS Provinsi (Riswan Ilyas) akan turun langsung menyerahkan bantuan kepada para korban terdampak”, urainya seraya menambahkan, agar tepat sasaran BAZNAS Kota Makassar berkoordinasi dengan pihak terkait khususnya dalam hal ini dinas pendidikan dan dinas sosial.
Sebelum mengakhiri pernyataannya, Usman Sofian menyebut, BAZNAS Makassar sendiri melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) sejak awal terjadinya kebakaran sudah turun melakukan assessment. Termasuk fokus pada persiapan program penanggulangan pasca kebakaran.
“Seringkali ketika terjadi musibah kebakaran, bantuan muncul secara sporadis. Padahal yang tak kalah penting adalah bagaimana penanganan para korban setelahnya.