Siri Sori Islam, Pedomanku,id:
Sehari menjelang pelantikan Raja Negeri Siri Sori Islam, anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Abdil Aziz Yanlua1 Sopamena, bersama rombongan menyambangi kediaman Raja Siri Sori Islam.
Kunjungan ini bukan protokol formalitas, melainkan silaturahmi antar anak negeri di perantauan.
Legislator asal partai wong cilik ini membawa pesan yang lebih dalam. Yaitu, penghormatan terhadap akar budaya dan pengakuan atas posisi vital institusi adat dalam struktur sosial masyarakat negeri di Kecamatan Saparua Timur ini.
Sesampainya di rumah raja, rombongan disambut dengan hangat oleh calon raja Syarifuddin Pattisahusiwa penuh khidmat.
Calon raja didampingi Pj Kepala Desa Siri Sori Islam Rahayu Toisutta, Ketua Panitia Pelantikan Raja, Rahmat Kaplale, dan tokoh masyarakat lainnya.
Di rumah raja, Syarifuddin Pattisahusiwa menyambut dengan semangat kekeluargaan. Obrolan mengalir di beranda rumah sang Raja.
Topik pembicaraan tidak berputar pada angka-angka anggaran, melainkan pada bagaimana menjaga marwah negeri dan menyukseskan suksesi kepemimpinan raja, Sabtu, 23 Mei.
“Terima kasih basudara Siri Sori Islam di SBT sudah datang. Kehadiran basudara sangat punya arti, dan punya makna besar atas suksesnya pelantikan raja,” ujar calon raja.
Seperti diketahui, masyarakat Siri Sori Islam, raja bukan sebatas jabatan administratif, melainkan adalah pemegang mandat leluhur, penjaga nilai-nilai kesantunan, dan simbol pemersatu warga.
Inilah potret Siri Sori Islam sesungguhnya. Di mana hierarki adat dijunjung tinggi, namun ruang dialog tetap terbuka lebar bagi mereka yang duduk di kursi pemerintahan, maupun di parlemen.
Pertemuan ini diakhiri dengan jabat tangan yang erat dan doa bersama. Rombongan DPRD pun berpamitan, meninggalkan kediaman Raja dengan membawa secercah harapan bahwa transisi kepemimpinan adat nanti akan berjalan lancar, damai, dan membawa keberkahan bagi seluruh negeri. (din pattisahusiwa)