BAZNAS Bantu Tambahan Biaya Pendidikan anak Tukang Cukur Kuliah di Taif University Arab Saudi

Makassar, Pedomanku,id:

Muh Al Indra Wahyudi, akhirnya bernapas lega, setelah BAZNAS Kota Makassar, memberinya bantuan biaya tambahan pendidikan ke Arab Saudi. Penyerahan bantuan dilakukan ketua lembaga pemerintah nonstruktural itu, Dr. H. Usman Sofian, MA, Selasa, 18 Agustus 2026.

Setelah mendapat bantuan, bungsu dari lima bersaudara berdomisili di Jalan Pandang Pandang No 11, Kecamatan Panakkukang itu dalam waktu dekat terbang ke Arab Saudi untuk kuliah di Taif University. Di kampus negeri yang terletak di dataran tinggi pegunungan Sarawat, Kota Taif, Provinsi Mekkah itu, penghafal al-Qur’an  8 juz ini memilih program study Syariah.

Putera dari Kamsir Dg. Nappa–tukang cukur dalam Pasar Toddopuly mengaku bangga kepada BAZNAS Makassar yang telah menyelamatkan masa depannya berkuliah di tanah para nabi dan  pencari ilmu dahulu menjejakkan kaki, guna membawa harapan baru baginya kelak.

 “Bantuan dari BAZNAS Makassar ini adalah sebuah mimpi yang teramat sangat tinggi menjadi kenyataan. Terima kasih BAZNAS Makassar, terima kasih para Muzakki di Makassar, dan terima kasih ummat Islam yang telah memberi Zakat, Infak, dan Sedekah ke BAZNAS, sehingga membantu saya berkuliah di Arab Saudi,” tuturnya

Ketua BAZNAS Kota Makassar, H. Usman Sofian mengaku, Indra adalah salah satu dari sekian anak mustahik di Kota Makassar yang diberi bantuan tambahan biaya pendidikan. Bantuan ini sebagai penanda, BAZNAS Makassar menjelma menjadi jembatan baja yang menyeberangkan mimpi-mimpi anak muslim di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham baik di dalam, maupun hingga menembus batas geografis.

“Mungkin saja Muh Al Indra Wahyudi ini tadinya hanya bisa membaca kehebatan para ulama Timur Tengah dari halaman buku, namun kini dia berdiri sebagai mahasiswa resmi di kampus-kampus kelas dunia,” tuturnya.

Usman Sofian yang juga Sekretaris Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar ini menambahkan, seluruh bantuan yang dikeluarkan BAZNAS Makassar berasal dari Zakat, Infak, dan Sedekah kaum muslimin, termasuk di dalamnya para ASN, guru guru, orang orang kaya muslim, serta lembaga lembaga pemerintah lingkup Pemkot Makassar, dan UPZ UPZ masjid yang memberikan ZIS melalui BAZNAS Kota Makassar.

“Bantuan biaya pendidikan yang disalurkan BAZNAS Makassar, bukan sekadar urusan memberikan bantuan. Ini adalah manifestasi dari titipan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat muslim Kota Makassar yang disalurkan secara tepat guna dan tepat sasaran,” tutup Uso—sapaan akrab mantan Sekretaris dan ketua Tanfidziyah PC NU Kota Makassar ini. (din pattisahusiwa/tim media baznas kota makassar)

Facebook Comments Box
You might also like