Bupati Chaidir Syam Ungkap 10 Strategi Dongkrak Pendapatan Daerah

Maros, Pedomanku, id:

Strategi utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD melibatkanoptimalisasi pajak, digitalisasi, dan hilirisasi potensi lokal. Di Kabupaten Marios salah satunya.

Di kabupaten yang dipimpin Bupati Chaidir Syam dan Wakil Bupati Muetzaim Mansyur ini, mencatatkan realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tertinggi di Sulawesi Selatan. Berdasarkan data realisasi pendapatan APBD pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Sulawesi Selatan, Maros membukukan realisasi pendapatan sebesar 52,58 persen. Capaian tersebut menempatkan Maros di posisi pertama di Sulsel.

Maros unggul dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang mencatat realisasi pendapatan sebesar 52,39 persen. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Sinjai dengan 51,75 persen. Disusul Kota Parepare 50,92 persen, Kabupaten Bulukumba 50,47 persen, dan Kabupaten Sidenreng Rappang 50,15 persen. Sedangkan, Kota Makassar mencatat realisasi pendapatan sebesar 48,85 persen.

Di bawah Makassar terdapat Kabupaten Takalar dengan 47,08 persen, Kabupaten Bone 45,40 persen, Kabupaten Luwu Utara 44,67 persen, Kabupaten Pinrang 42,51 persen, hingga Kabupaten Gowa yang baru mencapai 27,78 persen.

Bupati Maros Chaidir Syam, Senin, 27 Juli 2026, mengungkapkan sejumlah strategi yang diterapkan pemerintah daerah sehingga mampu mendorong peningkatan pendapatan. Keberhasilan itu tidak diraih secara instan, melainkan melalui pembenahan tata kelola pendapatan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bupati dua periode itu menyebut, pihaknya melakukan pendataan objek dan subjek pajak secara terus-menerus, termasuk memperbarui database PBB-P2, BPHTB, PBJT, reklame, MBLB, dan jenis pajak daerah lainnya.

Pemkab Maros juga mengoptimalkan penagihan piutang pajak melalui surat teguran, kunjungan lapangan, hingga pemantauan pembayaran wajib pajak dengan nilai besar.

Mantan Ketua DPRD Maros itu menambahkan, digitalisasi pelayanan juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan penerimaan daerah. Pemkab Maros menghadirkan berbagai layanan digital seperti Smart PBB, Smart BPHTB, pembayaran melalui QRIS, virtual account, hingga kanal perbankan. (ozan)

Facebook Comments Box
You might also like