160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


ELIT Salurkan Menu Buka Puasa kepada Korban Banjir Antang

Makassar, Pedomanku,id :

Menjelang beduk buka puasa, tim DPP Elang Timur Indonesia (ELIT) dipimpin Ketua Umum, Imran tiba di masjid blok 8, Kelurahan Manggala. Kedatangan Ormas yang mengedepankan  tiga prinsip ‘Solid, Tajam, dan Tangguh” ini untuk menyalurkan menu buka puasa kepada korban terdampak banjir, Rabu, 25 Pebruari.

Kehadiran Imran dan jajarannya di masjid Al-Muttaqin blok 8 Antang, lantaran Ormas yang digagas akhir tahun lalu merasa merasa terpanggil atas musibah banjir yang menimpa warga di sejumlah titik di kota yang dipimpin Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini.

“Bagi Elang Timur Indonesia, musibah banjir tidak semata dirasakan korban semata, melainkan pihak lain, termasuk didalamnya Ormas Elang Timur Indonesia. Karena itulah, kami turun gunung memberikan bantuan ala kadarnya, meski menu buka puasa,” ujarnya didampingi Sekretaris Umum Ahmad Rusli, dan Ketua Bidang Sosial Asrijal Syahruddin.

Imran menyebut, kehadirannya bersama rekan rekannya bukan hanya mewakili organisasi kepemudaan non pemerintah yang dipimpinnya semata, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk saling membantu.

Bagi Sarjana Ekonomi UVRI Makassar itu, menyerahkan menu buka puasa di tangan orang yang tepat adalah salah satu tindakan sangat MULIA. Dalam artian, mencerminkan empati, kasih sayang, dan kemanusiaan yang tulus. Apalagi, bantuan itu tidak sekadar meringankan beban yang dipikul korban, melainkan turut memberi kebahagiaan batin.

“Sekadar diketahui bahwa, MULIA dalam konteks DPP Elang Timur Indonesia setidaknya mengandung tiga dimensi yang saling melengkapi. Pertama, dermawan secara material, kedua kebaikan rohani, dan ketiga dampak jangka panjang. Ketiga dimensi ini mengintegrasikan nilai‑nilai keagamaan dengan aksi nyata, sekaligus sebagai penanda, Elang Timur Indonesia turut menyalurkan pahala melalui amal,” tuturnya.

Di bagian lain Imran menyebut, penyaluran menu buka puasa Ormas beralamat di Jalan Andi Djemma itu bukan semata aksi sosial, melainkan adalah narasi tentang bagaimana nilai-nilai kasih sayang, gotong‑royong, dan keikhlasan. Malah, bantuan itu menjadi jembatan yang mengeratkan hati-hati yang terpisah akibat amukan banjir.

Sebelum menutup komentarnya, Imran menyebut hampir meneteskan air mata, tak kalah saat beduk buka berbunyi, para korban malah menyerahkan air mineral kepadanya untuk berbuka.

“Boleh dibayangkan, meski para korban itu membutuhkan menu buka puasa, tetapi mereka juga sempat menyerahkan air mineral untuk kami buka puasa. Saya terharu,” ujarnya, seraya berdoa semoga Allah memberi kekuatan kepada Ormas Elang Timur Indonesia untuk melanjutkan perjuangan, dan semoga setiap bantuan menjadi berkah.

Pernyataan senada dikemukakan Ahmad Rusli. Pria kelahiran Kecamatan Kepulauan Sangkarang itu menambahkan, dalam lensa sosial, banjir menguji jaringan dan kepekaan sosial.

“Perlu diketahui, Ormas Elang Timur Indonesia itu memilih untuk menjadi elang sesungguhnya. Elang yang menjaga langit, menembus badai, dan menuntun mangsa pada tanah yang lebih aman. Makanya, kami di Elang Timur Indonesia ini terus menyalakan harapan, hingga nantinya ditulis dalam sejarah akan kebersamaan,” tutupnya. (din pattisahusiwa).

Facebook Comments Box

Baca Juga