Takalar, pedomanku,id:
Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok (sembako) di berbagai pasar tradisional di Kabupaten Takalar terpantau masih stabil dan terkendali. Selain itu, ketersediaan stok barang kebutuhan pokok juga dipastikan aman dan cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat hingga masa perayaan selesai.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Takalar, Nuriksan Nurdin, S.E., M.Si, saat melakukan pemantauan langsung harga dan ketersediaan barang di sejumlah pasar induk dan pasar rakyat di wilayah Takalar, Senin (25/5/2026).
Nuriksan Nurdin menjelaskan bahwa hasil pemantauan tim Dinas Perindag hingga saat ini menunjukkan tidak adanya lonjakan harga yang signifikan maupun kelangkaan barang kebutuhan pokok di lapangan. Komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, daging ayam, telur, serta bumbu dapur lainnya masih dijual sesuai dengan harga rata-rata dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Alhamdulillah, sampai hari ini kondisi harga sembako di pasar-pasar tradisional Kabupaten Takalar masih sangat terkendali dan stabil. Tidak ada kenaikan harga yang melampaui batas kewajaran. Begitu juga dengan ketersediaan stok, kami memastikan persediaan barang masih aman dan cukup melimpah karena pasokan dari pemasok dan produsen terus berjalan lancar,” ujar Nuriksan.
Pihaknya juga menyebutkan bahwa tingginya permintaan menjelang hari raya tidak serta merta membuat harga barang naik, karena pasokan yang masuk ke daerah Takalar terus dipantau dan dipastikan berjalan lancar. Ia memastikan ketersediaan stok aman untuk kebutuhan warga selama masa libur maupun saat pelaksanaan ibadah kurban nanti.
Menurut Nuriksan, Dinas Perindag bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan intensif setiap hari hingga masa puncak perayaan Idul Adha berakhir, guna mencegah terjadinya permainan harga, penimbunan barang, maupun praktik perdagangan lain yang merugikan konsumen.
“Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang. Kami juga berkoordinasi dengan para pedagang dan pemasok agar tetap menjaga keseimbangan harga dan pasokan. Apabila nanti ditemukan kenaikan harga yang tidak wajar atau kelangkaan barang, kami akan segera melakukan penanganan dan menindak tegas pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Takalar, Nuriksan mengimbau agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panik membeli, karena stok barang dipastikan aman dan akan terus tersedia. Ia juga mengajak warga untuk melaporkan jika menemukan ada pedagang yang menjual barang di atas harga wajar atau mempersulit ketersediaan barang kebutuhan pokok.
“Masyarakat tidak perlu khawatir dan panik, kebutuhan pokok aman dan harga stabil. Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas harga di pasar agar perayaan Idul Adha 1447 H tahun ini berjalan lancar, nyaman, dan penuh berkah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Takalar,” tambahnya di akhir keterangan. (Amir Tata)