Maros, Pedomanku,id:
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah jumlah capaian perolehan pendapatan suatu daerah yang bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah selama periode tertentu.
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros misalnya. Hingga akhir Mei 2026 mencapai sekitar Rp140 miliar atau 40 persen dari target Rp347 miliar.
Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, Senin, 15 Juni menilai kinerja pendapatan daerah masih berada pada jalur yang tepat. Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan realisasi PAD pada semester pertama 2026 mencapai sedikitnya 50 persen.
Muetazim Mansyur mengakui, evaluasi menunjukkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) masih tertinggal dari target. Di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan.
Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini misalnya menyebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan baru merealisasikan Rp167 juta atau 25,8 persen dari target Rp650 juta. Sementara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan membukukan Rp978 juta atau 22,5 persen dari target Rp4,3 miliar. Di sisi lain, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi OPD dengan kinerja terbaik. Dari target PAD Rp100 juta, instansi tersebut telah mengumpulkan Rp122 juta atau 122 persen dari target.
Ia menilai sektor pertanian masih memiliki potensi untuk meningkatkan PAD, salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan blower. Namun, menurut dia, fasilitas pendukung seperti rumah penampungan perlu dibangun agar debu dan kebisingan tidak mengganggu warga.
Muetazim melihat, banyak aset berupa alat pertanian yang sudah tidak lagi beroperasi sehingga memengaruhi pendapatan dari sewa Barang Milik Daerah. Termasuk, rendahnya daya beli masyarakat serta kondisi sejumlah fasilitas yang membutuhkan perbaikan menjadi kendala bagi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan dalam mencapai target pendapatan.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, M. Ferdiansyah, mengatakan capaian tersebut masih sesuai dengan target pemerintah daerah. Ia optimistis realisasi PAD akan menembus 50 persen pada bulan berikutnya. Ia berharap, bulan depan sudah mencapai 50 persen,” kata Ferdiansyah usai rapat evaluasi PAD di Kantor Bupati Maros. (ozan)