Makassar, Pedomanku,id:
Medan pertempuran perbankan modern saat ini, terletak pada kemampuan memberikan solusi ekosistem keuangan terintegrasi—yang dikenal sebagai business-to-bosiness (B2B), atau produk, layanan, atau platform digital yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional, maupun transaksi.
Untuk maksud itu, manajemen Bank Permata Syariah, menggelar sosialisasi, sekaligus pembukaan rekening Payroll kepada jajaran BAZNAS Kota Makassar, Selasa, 20 Oktober pagi hari ini.
“Hari ini, jajaran manajemen Bank Permata hadir, bukan sekadar menawarkan produk perbankan konvensional semata, melainkan menggelar sosialisasi mendalam mengenai sistem pembayaran gaji (payroll system) yang terintegrasi bagi jajaran BAZNAS Kota Makassar,” tutur Wakil Ketua III bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan H. Ahyar Amnur, S.Ag. M.Pd. Hadir pula wakil Ketua I Bidang Pengumpulan ,H.Yusran Sofyan, Sw, S.kom.Msi.
Melalui sosialisasi ini, Bank Permata Syariah memposisikan diri sebagai enabler (pemberdaya) operasional BAZNAS. Dengan sistem payroll yang terotomatisasi, risiko human error dalam perhitungan gaji, tunjangan, hingga potongan dapat ditekan hingga nyaris nol.
Staf keuangan BAZNAS juga tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk memproses administrasi manual, sehingga energi mereka bisa dialihkan sepenuhnya untuk optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat kepada yang berhak.
Dalam sesi sosialisasi tersebut, diperkenalkan pula berbagai fasilitas pendukung seperti aplikasi mobile banking yang intuitif, kemudahan pengelolaan keuangan, hingga perencanaan finansial masa depan. Harapannya, literasi yang baik di tingkat internal jajaran BAZNAS akan menciptakan efek domino (multiplier effect) bagi para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) yang berinteraksi dengan mereka.
H.Ahyar Amnur mengemukalan, dalam industri perbankan, kepercayaan adalah modal utama. Hal ini sangat sejalan dengan napas BAZNAS yang hidup dari kepercayaan ummat dan publik.

Bank Permata memahami bahwa pengelolaan gaji lembaga pengelola zakat menuntut standar keamanan dan perlindungan data yang tertinggi. Melalui sistem payroll yang diusung, bank menjamin kerahasiaan data transaksi serta kecepatan distribusi dana. Bagi perbankan, keberhasilan mengamankan arus kas lembaga sekelas BAZNAS adalah simbol kehormatan yang membuktikan keandalan infrastruktur teknologi mereka.
Kolaborasi antara Bank Permata dan BAZNAS Kota Makassar juga mencerminkan fluiditas industri perbankan saat ini. Meskipun Bank Permata beroperasi secara konvensional (dengan unit usaha syariah), pendekatan yang digunakan bersifat inklusif dan solutif. Perbankan melihat lembaga zakat adalah mitra strategis dalam membangun kesejahteraan sosial.
Dari sudut pandang perbankan, efisiensi yang dibawa teknologi payroll ini pada akhirnya akan bermuara pada satu titik, yaitu membantu BAZNAS bekerja lebih cepat, lebih transparan, dan lebih profesional dalam melayani umat. Sebuah sinergi indah di mana teknologi perbankan modern berpadu dengan keluhuran misi kemanusiaan.
Sementara staf bidang Payroll Bank Permata Syariah, Syamsul mengakui, setidaknya ada sepuluh keuntungan Payroll di Bank Permata. Di antaranya, bebas setoran awal dan biaya tarik tunai di ATM Bank lain, perlindungan asuransi meninggal akibat kecelakaan hingga Rp2 miliar. Termasuk biaya appraisal dan cicilan 0 persen biaya KPR dengan Permata Kartu Kredit, hingga suku bunga spesial dengan limit pinjaman tinggi untuk Permata KPR, Permata KTA, dan Permata KKB.
Sosialisasi juga dirangkaikan diskusi yang berlangsung santai. (din pattisahusiwa/tim media baznas).