Makassar, Pedomanku,id:
Mahasiswa putri tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, atau bahasa kerennya KOPRI—Korps PMII Putri terus bergerak. Salah satu pergerakan yang dilakukan Badan Otonom yang memiliki ikatan sejarah dan idologi demikian kuat dengan Nahdlatul Ulama (NU) itu mendatangi BAZNAS Kota Makassar, Jumat, 31 Juli 2026.
Niatan mereka hanya satu. Yaitu, berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Makassar dalam upaya pengentasan kemiskinan di kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham ini.
Wakil Ketua I—Yusran Sofyan, Wakil Ketua III—H. Ahyar Amnur, serta Wakil Ketua IV—Prof. Yusriani meminta Ketua KPRI-PMII Putri Cabang Makasar, Misnawati , Nabik Muchlis (Wakil Sekretaris) PMII Cabang, Irgie Marlinda Hamraf HM (Ketua KOPRI Komisariat UNM, serta Andi Syahrul—Ketua Rayon PMII FIP UNM itu dapat dapat membumikan peran dan manfaat zakat, infak, dan sedekah hingga ke level terbawah.
Ketiga Pimpinan BAZNAS itu berharap, KOPRI-PMII Putri yang memilki pola relasi interdependen, atau saling tergantung dan bersinergi dalam garis faham Ahlusunnah wal Jamaah—Aswajah itu dapat melahirkan perempuan perempuan tangguh, dalam hal meyakini orang orang Islam kaya menjadi muzakki di BAZNAS Makassar.
Kolaborasi ini bukan saja menyasar orang kaya menjadi muzakki, melainkan sekaligus para mustahik yang berada di akar rumput, guna menghadirkan program-program pemberdayaan yang tidak sekadar bersifat amal karitatif, melainkan juga berorientasi pada kemandirian ekonomi, demi pengentasan kemiskinan di kota berpenduduk lebih 1, 4 juta jiwa ini.
Sementara itu, Misnawati Cs juga berharap, BAZNAS Makassar bisa menyalurkan bantuan pendidikan kepada mahasiswa, termasuk di dalamnya KOPRI-PMII Putri. (din pattisahusiwa/tim media banzas makassar)