Makassar, Pedomanku,id:
Keberhasilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Darul Muttaqin Minasaupa dalam mengelola dana ummat, membuktikan, ketika sebuah lembaga keagamaan dikelola dengan semangat profesionalisme dan integritas, maka dampak sosialnya sangat luar biasa. Kemiskinan pun perlahan mulai terpetakan dan tertangani dengan baik.
Demikian antara lain pernyataan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, Dr. H. Usman Sofian, MA di sela sela silaturahmi dengan Pengurus Masjid Darul Muttaqin Minasaupa, usai shalat duhur berjamaah, Selasa, 21 Juli 2026.
H.Usman Sofian mengaku, sebelum bersilaturahmi ke masjid yang dipimpin Drs. Salinri itu, terlebih dahulu dirinya telah melihat laporan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid bergaya modern klasik Islami (Islamic architecture) ini. Dari laporan yang masuk ke BAZNAS Makassar, selain jumlahnya besar, juga pengelolaan dana umat sangat profesional dan integritas. Malah berdampak sangat luar biasa kepada masyarakat sekitar.
“Dewan Kemakmuran Masjid Darul Muttaqin ini tentunya melalui UPZ masjid berhasil mengumpulkan dana dari jamaah. Setelah itu sesuai aturan per-Undang- Undang-an disetor ke BAZNAS. Kemudian, dana tersebut dikembalikan lagi sesuai usulan program UPZ masjid bagi kemaslahatan jamaah dan warga sekitar. Tujuannya, untuk mengangkat ekonomi umat,” tutur alumni Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini, seraya menambahkan, prinsip pengurus Masjid Darul Muttaqin seperti tersirat dalam tiga pilar BAZNAS Makassar yang saat ini digemakan yaitu Soliditas, Amanah, dan Berdampak.
Di bagian lain Ketua Dewan Pengawas Dengan Pimpinan Pusat- Angkatan Pembaharuan Pemuda Indonesia (DPP-APPI) itu menyebut, salah satu point penting dari masjid Darul Muttaqin adalah, adanya “Beragama Maslahat” seperti selalu disebut sebut Walikota Makassar, Munafri Arifuddin.
“Beragama Maslahat yang dimaksud adalah, cara menjalankan ajaran agama dengan baik, agar membawa manfaat, kebaikan, serta solusi bagi orang lain. Artinya, agama tidak semata menjalankan ibadah, melainkan sebagai energi sosial, dan spirit kemajuan yang sejalan dengan konsensus berbangsa.
Terpisah, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Darul Muttaqin, Drs.Salinri menyambut hangat pimpinan BAZNAS Makassar baru. Dia menambahkan, jika dulu stigma masyarakat terhadap zakat di masjid hanya berkutat pada pengumpulan yang bersifat musiman, atau penyaluran yang tidak terarah. Namun, pengurus UPZ Masjid Darul Muttaqin mengubah narasi tersebut.
Seperti diketahui, Pimpinan BAZNAS Makassar periode 2026-2031 masing masing Dr.H.Usman Sofian, MA (Ketua), Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan (Yusran Sofyan, SE, S.Kom, M. Si) Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan (Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag, MH), Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, (H. Ahyar Amnur, S.Pd, M.Pd), serta Prof.Dr.Yusriani, S.KM, M.Kes (Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, Umum, dan SDM). (din pattisahusiwa/tim media baznas kota makassar).