Makassar, Pedomanku, id:
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar dengan keterbatasan amil pelaksana, tidak mampu menjangkau setiap individu di setiap secara personal. Alasannya, kota yang dipimpin Walikota Munafri Arifuddin, SH, dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini memiliki 15 kecamatan, 145 kelurahan, dengan jumlah penduduk lebih 1,5 juta jiwa. Itulah mengapa, Unit Pengumpul Zakat atau UPZ dibentuk.
Kehadiran UPZ inilah dapat memperpendek jarak, baik muzakki, maupun mustahik. Pasalnya, UPZ ada di tempat, di mana zakat dikelola secara transparan dan akuntabel. Ummat Islam pun lebih mudah menitipkan zakatnya, sebab mereka selalu melihat pengelolanya setiap hari.
“BAZNAS pun bisa memanfaatkan UPZ sebagai “mata dan telinga” untuk memberikan informasi tentang siapa yang benar-benar membutuhkan bantuan paling mendesak. Tujuan akhirnya tentunya, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujar Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr.H.Usman Sofian, MA didampingi Wakil Ketua II, Dr.Abd. Azis Ilyas, S.Ag, MH, di Masjid Darul Falah Minasaupa, Rabu, 22 Juli 2026.
Di bagian lain, Usman Sofian mengemukakan, agama mengajarkan bahwa, harta seorang muslim yang dimiliki, setidaknya sebagian juga ada “hak” orang lain di dalamnya.
“Itulah mengapa, BAZNAS melihat, distribusi zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang berhak menerima, seperti tersirat dalam Al-Qur’an surat Al-taubah ayat 60. Yaitu fakir, miskin, amil zakat, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibu sabil, perlu dikelola dengan melibatkan UPZ masjid” urai alumni.
Sebelum mengakhiri sambutan silaturahminya, doktor dengan judul disertasi “Pengaruh Kepemimpinan Islami, Mujahadah, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pendidik Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Selatan itu mengapresiasi kerja kerja UPZ Masjid Darul Falah Minasaupa.
“Dalam pandangan “Maslahat Beragama, yakni bagaimana menghidupkan nilai-nilai ketuhanan, melalui tindakan nyata memanusiakan manusia, maka BAZNAS Makassar”, dan tentunya UPZ Masjid Darul Falah tidak semata menjalankan ajaran agama dengan baik, namun juga membawa manfaat, kebaikan, serta solusi bagi pengentasan kemiskinan. Kesemua kerja UPZ Masjid Darul Falah seperti prinsip yang saat ini dibumikan BAZNAS Makassar dengan tiga pilarnya, yaitu Soliditas, Amanah, dan Berdampak,” tutupnya. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)