160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Pimpinan BAZNAS Makassar Apresiasi Muallaf Mustahik yang kini Munfiq

Makassar, Pedomanku, id:

Setiap jiwa yang baru mengenal Islam, adalah amanah untuk diperhatikan secara bersama sama. Aura Nur Islam misalnya. Senin, 20 Juli 2026 siang kemarin, perempuan yang kini muallaf itu mendatangi kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

Di hadapan lima pimpinan BAZNAS Makassar masing masing Dr. H. Usman Sofian, MA (ketua), Yusran Sofyan, SE, S. Kom, M.Si (Wakil Ketua I), Dr. Abd. Azis Ilyas, S.Ag, MH (Wakil Ketua II),  H. Ahyar Amnur, S.Pd, M.Pd, (Wakil Ketua III), serta Prof. Dr. Yusriani, S.KM, M.Kes (Wakil Ketua IV), perempuan kelahiran Jakarta, 20 Oktober 1966 itu menceriterakan kisahnya saat berpindah agama ke Islam.

Di sela sela pertemuan itu, perempuan etnis Thionghoa ini mengakui, selama beberapa tahun, dirinya selalu mendapat bantuan dari BAZNAS Kota Makassar. Mulai dari bantuan bulanan, hingga kesehatan. Bantuan bulanan dimaksud berupa beras, sembako, hingga uang tunai.

“Saya melihat BAZNAS Makassar telah melaksanakan tugas dan amanah dengan baik. BAZNAS telah membantu saya sebagai seorang muallaf. Tetapi, beberapa bulan terakhir ini, saya sudah bisa mandiri, serta setiap Jumat, sudah bisa memberikan infak ke BAZNAS. Tentunya infak yang saya berikan, agar BAZNAS juga bisa membantu mustahik lainnya yang benar benar membutuhkan,” ujarnya di ruang kerja Ketua BAZNAS.

Mendengar penjelasan Aura Nur Islami, lima pimpinan BAZNAS Makassar sangat mengapresiasi. Apalagi, awalnya  mustahik—orang yang menerima bantuan,  kini menjadi munfiq—orang yang dengan ikhlas memberi bantuan dari  sebagian hartanya.

Sebelum mengakhiri pertemuan singkat itu, Prof. Dr. Yusriani, S.KM, M.Kes menyerahkan bingkisan sederhana berisi Al-Qur’an dan mukena. Mengapa mukena dan Al-Qur’an? Prof termuda (usia 40 tahun) itu mengakui, hijrah bukan hanya perkara niat, tetapi juga tentang penguatan iman melalui sarana ibadah.

Mukena misalnya, merupakan “seragam” pertama untuk menghadap Sang Pencipta, sekaligus  simbol kehormatan bagi seorang perempuan muslimah saat bersujud di atas sajadah. Sementara  Al-Qur’an, setiap ayatnya adalah petunjuk yang akan menemani proses belajar mereka yang mungkin masih terbata-bata.

Aura Nur Islam pun berterima kasih kepada pimpinan BAZNAS periode 2026-2031 ini. Al-Qur’an dan mukena  ini memberikan pesan bahwa, para muallaf, seperti saya ini tidak sendirian. Ada komunitas, ada tangan-tangan yang terbuka untuk membimbing, dan ada dukungan nyata, termasuk dari BAZNAS Makassar. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Facebook Comments Box

Baca Juga