160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Di Masjid UNM Usman Sofian Sebut, BAZNAS Siap jadi Motor Penggerak Program Walikota

Makassar, Pedomanku,id:

Gerakan yang dimotori pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar masa khikmad 2026-2031 adalah sebuah ikhtiar kolektif. Karena itu, ketika Walikota Makassar Munafri Arifuddin mencanangkan arah kebijakan, maka, lembaga pemerintan nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar ini hadir sebagai motor penggerak, guna memastikan program tersebut memiliki daya ungkit sosial yang kuat.

Daya ungkit yang dimaksud Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr. H. Usman Sofian, MA di sela sela silaturahmi dengan jamaah dan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Nurul Ilmi Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis, 23 Juli misalnya dikonversi menjadi program-program pendayagunaan yang menyentuh langsung program walikota di kota berpenduduk lebih 1,5 juta jiwa ini guna meminimalisasi miskin ekstrem yang saat ini berada dalam kisaran angka 7.836 keluarga, atau setara 47.261 jiwa.

Minimalisasi miskin ekstrem, demikian Dr.H. Usman Sofian di hadapan sejumlah Maha Guru dan jemaah, serta Pengurus UPZ di masjid yang pada 9 April 2026 lalu, menyerahkan zakat mal Rp142.146.200,- dan infak Rp9.181.000  tersebut melalui pemberdayaan ekonomi.

Hanya saja, jumlah pimpinan BAZNAS hanya lima orang, bersama amil pelaksana yang demikian sedikit, sehingga belum mampu menelisik siapa saja yang miskin ekstrem, khususnya di kalangan ummat Islam di 15 kecamatan, dan 153 kelurahan di Ibukota Sulawesi Selatan ini.

“Untuk itulah, BAZNAS Makassar tidak bisa bekerja sendiri, melainkan membutuhkan rekan kerja yang baik. Salah satunya adalah, UPZ yang berpangkalan di masjid masjid. Kerja sama inilah bakal berdampak kepada ummat, demi masa depan Makassar yang lebih inklusif, sejahtera, dan bermartabat,” tutur Uso—sapaan akrabnya didampingi Wakil Ketua III BAZNAS, H.Ahyar Amnur, S.Pd, M.Pd.

Alumni Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu mengakui, langkah taktis yang diambil pimpinan BAZNAS Makassar masa khikmad 2026-2031 tentunya berakar pada kesadaran bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ummat Islam, khususnya jamaah dan sekitar masjid adalah instrumen ilahi yang memiliki kekuatan ekonomi luar biasa.

Ketua UPZ Masjid Nurul Ilmi Dr.H.Kulasse Kana, M.Pd menyambut baik kunjungan silaturahmi pimpinan BAZNAS Periode 2026-2031 tersebut. Ia menambahkan, hubungan UPZ masjid yang dipimpinnya terjalin begitu baik, dan sudah berlangsung lama. Malah BAZNAS Makassar pernah membantu dana untuk Z-Mart masjid di kampus penghasil pahlawan tanpa tanda jasa tersebut. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Facebook Comments Box

Baca Juga