160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Berikut adalah tulisan naratif yang mengangkat aksi sosial kolaborasi antara Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar.

Menjemput Senyum di Balik Selimut: Aksi Kemanusiaan Elang Timur dan BAZNAS Makassar
Ormas Elang Timur Kolaborasi BAZNAS Sunat 100 Anak Dhuafa

suasana pagi tampak berbeda. Bukan riuh kendaraan yang mendominasi, melainkan gelak tawa yang sesekali pecah, diselingi suara lirih anak-anak yang menahan detak jantung. Hari itu, sebuah ikatan kemanusiaan tengah dirajut dengan benang kasih sayang melalui aksi khitanan (sunatan) massal gratis bagi anak-anak dari keluarga dhuafa.

Adalah Ormas Elang Timur Indonesia , sebuah organisasi kemasyarakatan yang dikenal dengan semangat korsa dan dedikasinya, menggandeng BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Makassar untuk mengundang senyum anak-anak yang selama ini mungkin hanya bisa memendam keinginan untuk disunat karena terbentur biaya.

Kolaborasi ini bukan sekedar seremoni. Ini adalah wujud nyata bagaimana ormas bisa bertransformasi menjadi pilar sosial yang bergerak melampaui batas wilayah.
Ketua Elang Timur Indonesia menyatakan bahwa program ini lahir dari keresahan melihat banyak orang tua yang kurang mampu sulit menjangkau biaya khitan yang kian melambung.

Elang Timur bukan hanya soal solidaritas anggota, tapi soal bagaimana keberadaan kami bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama kaum dhuafa,” ungkap perwakilan organisasi tersebut di sela-sela kegiatan.

Di sisi lain, keterlibatan BAZNAS Kota Makassar menjadi penyambung utama yang memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat benar-benar tersalurkan tepat sasaran. BAZNAS memberikan dukungan penuh dalam aspek medis dan teknis, memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan khitan yang higienis, aman, dan ditangani oleh tenaga profesional.

Menghapus Takut dengan Kasih

Di dalam ruang tindakan, suasana haru sekaligus bangga tersaji. Beberapa anak tampak memejamkan mata erat-erat, menggenggam tangan orang tuanya dengan kuat. Namun, keberadaan para anggota Elang Timur yang dengan sabar menghibur—bahkan tak jarang merayu anak-anak agar tidak takut—membuat suasana yang tegang menjadi lebih hangat.

“Terima kasih, Bapak-Bapak. Anak saya akhirnya bisa disunat. Kalau menunggu uang terkumpul, entah kapan lagi,” tutur salah satu ibu dengan mata berkaca-kaca. Ucapannya itulah yang menjadi bahan bakar utama bagi para lawan untuk terus bergerak.

Bukan Akhir, Melainkan Awal

Kegiatan sunatan gratis ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di kota metropolitan seperti Makassar, masih banyak “sayap-sayap” yang butuh dirangkul. Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar telah membuktikan bahwa ketika niat baik dibarengi dengan kolaborasi yang solid, rintangan ekonomi sekalipun dapat dilewati.

Aksi ini adalah pesan kecil untuk kita semua: bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebaikan selalu mengalir sendiri hingga ke tangan mereka yang mampu. Semoga jejak langkah Elang Timur dan BAZNAS Kota Makassar menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus menebar manfaat, meraih berkah, dan membangun Makassar yang lebih humanis.

Karena pada akhirnya, kebahagiaan seorang anak dhuafa saat ia bisa merayakan masa kecilnya dengan khitan yang sehat adalah investasi kemanusiaan yang tak ternilai harganya.
===Menjemput Berkah di Balik Khitan: Sinergi Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar

Dalam bingkai kehidupan sosial, sebuah organisasi masyarakat (ormas) sering kali dipandang sebagai simbol kekuatan dan solidaritas. Namun, apa yang ditunjukkan oleh Ormas Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Kota Makassar melalui aksi sunatan massal bagi anak-anak dhuafa, melampaui sekadar unjuk kekuatan. Aksi ini merupakan wujud nyata dari “tangan di atas” yang merawat martabat sesama.

Khitan: Simbol Kesucian dalam Islam
Dalam pandangan Islam, khitan ( khitanah ) bukan sekedar prosedur medis atau tradisi turun-temurun. Ia adalah bagian dari fitrah manusia, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa khitan termasuk dalam lima perkara fitrah.

Secara syariat, khitan adalah simbol pensucian diri. Dengan mengkhitankan anak-anak dari keluarga dhuafa, Ormas Elang Timur dan BAZNAS tidak hanya membantu meringankan beban finansial orang tua mereka, tetapi juga membantu anak-anak tersebut meningkatkan kesucian diri mereka sebelum memasuki usia baligh. Ini adalah bentuk dakwah praktis yang menyentuh akar kebutuhan umat.

Kolaborasi: Kekuatan Ukhuwah dan Filantropi
Kolaborasi antara ormas dan lembaga zakat seperti BAZNAS Makassar merupakan langkah strategi yang patut diapresiasi. Ormas Elang Timur, dengan basis massa dan jangkauan sosialnya yang luas di akar rumput, memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sementara BAZNAS, dengan pengelolaan zakat yang profesional, menjadi motor penggerak pembiayaan.

Dalam Islam, gotong royong ini dikenal dengan istilah Ta’awun (tolong-menolong). Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ma’idah ayat 2:

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam melakukan dosa dan permusuhan…”

Aksi sunatan gratis ini adalah definisi konkret dari ta’awun dalam kebajikan. Ketika sebuah ormas menggunakan sumber dayanya untuk memfasilitasi perintah agama bagi mereka yang kurang mampu, maka ormas tersebut telah menjalankan fungsi sosial-keagamaan yang sangat mulia.

Menanam Benih Kemanusiaan
Bagi keluarga dhuafa, biaya khitan sering kali menjadi kendala yang membuat mereka berkomitmen kewajiban orang tua terhadap anak. Dengan adanya program ini, kecemasan orang tua terhapuskan. Anak-anak pun dapat tersenyum lega, menjalani prosesi sunatan dengan rasa aman dan kehadiran orang-orang dewasa yang mendukung mereka.

Apa yang dilakukan Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar adalah pesan bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebermanfaatan tidak harus menunggu besar. Semangat berbagi inilah yang menjadi perekat persaudaraan umat.

Penutup: Investasi Akhirat
==Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Pendistribuisian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar, mengemukakan, sunatan massal gratis merupakan salah satu program, dari sederet program unggulan lembaga amil zakat terpercaya dan amanah yang beralamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5, Kecamatan Rapoccini, Kota Makassar tersebut.
“Penyunatan ini dilakukan tenaga yang benar benar profesionan, sehingga saat disunat, anak anak tidak merasa sakit,” tuturnya, didampingi ….
sebenarnya, sekali sunatan menggunakan laser ini biayanya mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Tetapi,semuanya ditanggung oleh BAZNAS. Malah, anak anak yang disunat juga mendapatkan bingkisan, berupa sarung dan biaya transport.
..selain sunatan massal, berbagai program unggulan BAZNAS Kota Makassar yang telah berjalan empat tahunan belakangan, di antaranya, bantuan konsunti f bulanan berupa sembako dan uang tunai, renovasi rumah, biaya kesehatan, jumat berkah,beasiswa mulai SD, SMP, MIN, MTsN, MAN, hingga S1 dan S2, serta belajar di luar negeri .

==Sunatan gratis yang dilakukan menggunakan laser—dari Klinik BAZNAS Medika.

=Ketua Umum DPP Elang Timur Indonesia, Imran SE melihat, program khitan massal gratis ini mungkin sederhana secara prosedur, namun besar dampaknya, bagi masa depan anak-anak. Setidakny, anak anak ini tumbuh menjadi generasi yang bersih dan taat.
“Ini membuktikan bahwa Ormas Elang Timur Indonesia itu tidak hanya terbang tinggi untuk dirinya sendiri, tetapi juga memayungi mereka yang berada di bumi dengan kasih saying,” ujarnya.
==Salah seroang orang tua berteima kasih kepada DPP Elang Timur Indonesia. Khitanan gratis ini menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir melalui setiap doa yang dipanjatkan para orang tua. “Kami berharap, semoga DPP Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Makassar terus menginspirasi, untuk terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan umat, utamanya bagi kalangan bawah.

Program lainnya adalah, Saudagar Tangguh Baznas yang dikemas dalam bentuk Bantuan Operasional Dhuafa Produktif. Jenis bantuan ini, setidaknya karena kebanyakan pelaku UMKM, kurang memiliki kecakapan meningkatkan produktivitas. Malah, masih ada pelaku ekonomi kecil ini menjatuhkan pilihan kepada rentenir.
“Program ini dapat membangkitkan pelaku ekonomi ummat, sekaligus dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri layaknya Saudagar Tangguh. Hanya saja, para penerima harus melalui proses asesemen. Jumlahnya, mulai Rp2000.000, hingga Rp7000.000. Malah ada yang lebih, tanpa pengembalian,” jelas ketua Tanfidziyah Forum Santri Nasional (FSN) Sulsel 2019—2024 ini.

=Menyinggung dana yang digunakan untuk keseluruhan program BAZNAS Makassar, berasal dari para Muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)-nya ke BAZNAS Kota Makassar.

=Karena itu, dalam menjalankan amanah, BAZNAS Makassar tidak boleh main main dalam hal zakat. Seluruh jajaran BAZNAS Makassar mengetahui betul, para mustahik seperti diisyartakan dalam 8 golongan atau asnaf. Yakni, fakir, miskin, riqab atau biasa disebut sebagai hamba sahaya, gharim– orang yang memiliki hutang dan kesulitan melunasinya, mualaf, yaitu orang yang baru memeluk agama Islam untuk merasakan solidaritas. Termasuk, fiisabilillah– pejuang agama Islam, ibnu sabil– orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan jauh, serta amil– orang yang menyalurkan zakat.

==sunatan gratis yang dilakukan bersama BAZNAS Makassar dalam rangka menhisi wakti liburt5an sekolah, sekaligus wujud kepedulian sosial yang mendalam.
==“Jadi khitanan massal gratis yang dilakukan Yayasan Masjid Raya kali ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (dhuafa) di Kota Makassar. Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian di bulan Muharram semata, tetapi juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong antarlembaga keagamaan dan social, dalam mewujudkan kemaslahatan umat,” tutur

Menurutnya, kerjasama antara Yayasan Masjid Raya dan BAZNAS dalam sunatan gratis kali ini, menjadi sinergi paling MULIA, lantaran dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini.

‘’khitanan merupakan agenda yang bertujuan untuk meringankan beban keluarga dhuafa, terutama menjelang tahun ajaran baru.

“Kita ketahui bersama bahwa, kegiatan sunatan massal ini tidak hanya sekadar aspek kesehatan dan keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting bagi anak-anak untuk siap secara fisik dan mental menghadapi lingkungan sekolah yang baru,” ujarnya.

“Kami juga memahami bahwa, setiap keluarga memiliki persiapan ekstra saat anak-anak mereka akan kembali bersekolah. Makanya, dengan adanya sunatan massal gratis ini, kami berharap dapat mengurangi sedikit beban finansial mereka, sekaligus memenuhi salah satu agama syariat,” ujar..

Sebelum mengakhiri pernyataanya, …melihat, sunatan massal dilakukan dengan standar medis yang ketat. Tim dokter dan paramedis profesional dilibatkan untuk memastikan prosedur berjalan aman, steril, dan nyaman bagi para peserta.

“Anak-anak yang telah disunat juga mendapatkan bingkisan uang saku, sebagai bentuk dukungan agar mereka semakin semangat dalam menuntut ilmu

 

 

 

 

 

 

Berikut adalah tulisan naratif yang mengangkat aksi sosial kolaborasi antara Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar.

Menjemput Senyum di Balik Selimut: Aksi Kemanusiaan Elang Timur dan BAZNAS Makassar
Ormas Elang Timur Kolaborasi BAZNAS Sunat 100 Anak Dhuafa

suasana pagi tampak berbeda. Bukan riuh kendaraan yang mendominasi, melainkan gelak tawa yang sesekali pecah, diselingi suara lirih anak-anak yang menahan detak jantung. Hari itu, sebuah ikatan kemanusiaan tengah dirajut dengan benang kasih sayang melalui aksi khitanan (sunatan) massal gratis bagi anak-anak dari keluarga dhuafa.

Adalah Ormas Elang Timur Indonesia , sebuah organisasi kemasyarakatan yang dikenal dengan semangat korsa dan dedikasinya, menggandeng BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Makassar untuk mengundang senyum anak-anak yang selama ini mungkin hanya bisa memendam keinginan untuk disunat karena terbentur biaya.

Kolaborasi ini bukan sekedar seremoni. Ini adalah wujud nyata bagaimana ormas bisa bertransformasi menjadi pilar sosial yang bergerak melampaui batas wilayah.
Ketua Elang Timur Indonesia menyatakan bahwa program ini lahir dari keresahan melihat banyak orang tua yang kurang mampu sulit menjangkau biaya khitan yang kian melambung.

Elang Timur bukan hanya soal solidaritas anggota, tapi soal bagaimana keberadaan kami bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama kaum dhuafa,” ungkap perwakilan organisasi tersebut di sela-sela kegiatan.

Di sisi lain, keterlibatan BAZNAS Kota Makassar menjadi penyambung utama yang memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat benar-benar tersalurkan tepat sasaran. BAZNAS memberikan dukungan penuh dalam aspek medis dan teknis, memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan khitan yang higienis, aman, dan ditangani oleh tenaga profesional.

Menghapus Takut dengan Kasih

Di dalam ruang tindakan, suasana haru sekaligus bangga tersaji. Beberapa anak tampak memejamkan mata erat-erat, menggenggam tangan orang tuanya dengan kuat. Namun, keberadaan para anggota Elang Timur yang dengan sabar menghibur—bahkan tak jarang merayu anak-anak agar tidak takut—membuat suasana yang tegang menjadi lebih hangat.

“Terima kasih, Bapak-Bapak. Anak saya akhirnya bisa disunat. Kalau menunggu uang terkumpul, entah kapan lagi,” tutur salah satu ibu dengan mata berkaca-kaca. Ucapannya itulah yang menjadi bahan bakar utama bagi para lawan untuk terus bergerak.

Bukan Akhir, Melainkan Awal

Kegiatan sunatan gratis ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di kota metropolitan seperti Makassar, masih banyak “sayap-sayap” yang butuh dirangkul. Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar telah membuktikan bahwa ketika niat baik dibarengi dengan kolaborasi yang solid, rintangan ekonomi sekalipun dapat dilewati.

Aksi ini adalah pesan kecil untuk kita semua: bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebaikan selalu mengalir sendiri hingga ke tangan mereka yang mampu. Semoga jejak langkah Elang Timur dan BAZNAS Kota Makassar menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus menebar manfaat, meraih berkah, dan membangun Makassar yang lebih humanis.

Karena pada akhirnya, kebahagiaan seorang anak dhuafa saat ia bisa merayakan masa kecilnya dengan khitan yang sehat adalah investasi kemanusiaan yang tak ternilai harganya.
===Menjemput Berkah di Balik Khitan: Sinergi Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar

Dalam bingkai kehidupan sosial, sebuah organisasi masyarakat (ormas) sering kali dipandang sebagai simbol kekuatan dan solidaritas. Namun, apa yang ditunjukkan oleh Ormas Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Kota Makassar melalui aksi sunatan massal bagi anak-anak dhuafa, melampaui sekadar unjuk kekuatan. Aksi ini merupakan wujud nyata dari “tangan di atas” yang merawat martabat sesama.

Khitan: Simbol Kesucian dalam Islam
Dalam pandangan Islam, khitan ( khitanah ) bukan sekedar prosedur medis atau tradisi turun-temurun. Ia adalah bagian dari fitrah manusia, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa khitan termasuk dalam lima perkara fitrah.

Secara syariat, khitan adalah simbol pensucian diri. Dengan mengkhitankan anak-anak dari keluarga dhuafa, Ormas Elang Timur dan BAZNAS tidak hanya membantu meringankan beban finansial orang tua mereka, tetapi juga membantu anak-anak tersebut meningkatkan kesucian diri mereka sebelum memasuki usia baligh. Ini adalah bentuk dakwah praktis yang menyentuh akar kebutuhan umat.

Kolaborasi: Kekuatan Ukhuwah dan Filantropi
Kolaborasi antara ormas dan lembaga zakat seperti BAZNAS Makassar merupakan langkah strategi yang patut diapresiasi. Ormas Elang Timur, dengan basis massa dan jangkauan sosialnya yang luas di akar rumput, memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sementara BAZNAS, dengan pengelolaan zakat yang profesional, menjadi motor penggerak pembiayaan.

Dalam Islam, gotong royong ini dikenal dengan istilah Ta’awun (tolong-menolong). Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ma’idah ayat 2:

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam melakukan dosa dan permusuhan…”

Aksi sunatan gratis ini adalah definisi konkret dari ta’awun dalam kebajikan. Ketika sebuah ormas menggunakan sumber dayanya untuk memfasilitasi perintah agama bagi mereka yang kurang mampu, maka ormas tersebut telah menjalankan fungsi sosial-keagamaan yang sangat mulia.

Menanam Benih Kemanusiaan
Bagi keluarga dhuafa, biaya khitan sering kali menjadi kendala yang membuat mereka berkomitmen kewajiban orang tua terhadap anak. Dengan adanya program ini, kecemasan orang tua terhapuskan. Anak-anak pun dapat tersenyum lega, menjalani prosesi sunatan dengan rasa aman dan kehadiran orang-orang dewasa yang mendukung mereka.

Apa yang dilakukan Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar adalah pesan bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebermanfaatan tidak harus menunggu besar. Semangat berbagi inilah yang menjadi perekat persaudaraan umat.

Penutup: Investasi Akhirat
==Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Pendistribuisian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar, mengemukakan, sunatan massal gratis merupakan salah satu program, dari sederet program unggulan lembaga amil zakat terpercaya dan amanah yang beralamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5, Kecamatan Rapoccini, Kota Makassar tersebut.
“Penyunatan ini dilakukan tenaga yang benar benar profesionan, sehingga saat disunat, anak anak tidak merasa sakit,” tuturnya, didampingi ….
sebenarnya, sekali sunatan menggunakan laser ini biayanya mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Tetapi,semuanya ditanggung oleh BAZNAS. Malah, anak anak yang disunat juga mendapatkan bingkisan, berupa sarung dan biaya transport.
..selain sunatan massal, berbagai program unggulan BAZNAS Kota Makassar yang telah berjalan empat tahunan belakangan, di antaranya, bantuan konsunti f bulanan berupa sembako dan uang tunai, renovasi rumah, biaya kesehatan, jumat berkah,beasiswa mulai SD, SMP, MIN, MTsN, MAN, hingga S1 dan S2, serta belajar di luar negeri .

==Sunatan gratis yang dilakukan menggunakan laser—dari Klinik BAZNAS Medika.

=Ketua Umum DPP Elang Timur Indonesia, Imran SE melihat, program khitan massal gratis ini mungkin sederhana secara prosedur, namun besar dampaknya, bagi masa depan anak-anak. Setidakny, anak anak ini tumbuh menjadi generasi yang bersih dan taat.
“Ini membuktikan bahwa Ormas Elang Timur Indonesia itu tidak hanya terbang tinggi untuk dirinya sendiri, tetapi juga memayungi mereka yang berada di bumi dengan kasih saying,” ujarnya.
==Salah seroang orang tua berteima kasih kepada DPP Elang Timur Indonesia. Khitanan gratis ini menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir melalui setiap doa yang dipanjatkan para orang tua. “Kami berharap, semoga DPP Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Makassar terus menginspirasi, untuk terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan umat, utamanya bagi kalangan bawah.

Program lainnya adalah, Saudagar Tangguh Baznas yang dikemas dalam bentuk Bantuan Operasional Dhuafa Produktif. Jenis bantuan ini, setidaknya karena kebanyakan pelaku UMKM, kurang memiliki kecakapan meningkatkan produktivitas. Malah, masih ada pelaku ekonomi kecil ini menjatuhkan pilihan kepada rentenir.
“Program ini dapat membangkitkan pelaku ekonomi ummat, sekaligus dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri layaknya Saudagar Tangguh. Hanya saja, para penerima harus melalui proses asesemen. Jumlahnya, mulai Rp2000.000, hingga Rp7000.000. Malah ada yang lebih, tanpa pengembalian,” jelas ketua Tanfidziyah Forum Santri Nasional (FSN) Sulsel 2019—2024 ini.

=Menyinggung dana yang digunakan untuk keseluruhan program BAZNAS Makassar, berasal dari para Muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)-nya ke BAZNAS Kota Makassar.

=Karena itu, dalam menjalankan amanah, BAZNAS Makassar tidak boleh main main dalam hal zakat. Seluruh jajaran BAZNAS Makassar mengetahui betul, para mustahik seperti diisyartakan dalam 8 golongan atau asnaf. Yakni, fakir, miskin, riqab atau biasa disebut sebagai hamba sahaya, gharim– orang yang memiliki hutang dan kesulitan melunasinya, mualaf, yaitu orang yang baru memeluk agama Islam untuk merasakan solidaritas. Termasuk, fiisabilillah– pejuang agama Islam, ibnu sabil– orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan jauh, serta amil– orang yang menyalurkan zakat.

==sunatan gratis yang dilakukan bersama BAZNAS Makassar dalam rangka menhisi wakti liburt5an sekolah, sekaligus wujud kepedulian sosial yang mendalam.
==“Jadi khitanan massal gratis yang dilakukan Yayasan Masjid Raya kali ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (dhuafa) di Kota Makassar. Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian di bulan Muharram semata, tetapi juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong antarlembaga keagamaan dan social, dalam mewujudkan kemaslahatan umat,” tutur

Menurutnya, kerjasama antara Yayasan Masjid Raya dan BAZNAS dalam sunatan gratis kali ini, menjadi sinergi paling MULIA, lantaran dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini.

‘’khitanan merupakan agenda yang bertujuan untuk meringankan beban keluarga dhuafa, terutama menjelang tahun ajaran baru.

“Kita ketahui bersama bahwa, kegiatan sunatan massal ini tidak hanya sekadar aspek kesehatan dan keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting bagi anak-anak untuk siap secara fisik dan mental menghadapi lingkungan sekolah yang baru,” ujarnya.

“Kami juga memahami bahwa, setiap keluarga memiliki persiapan ekstra saat anak-anak mereka akan kembali bersekolah. Makanya, dengan adanya sunatan massal gratis ini, kami berharap dapat mengurangi sedikit beban finansial mereka, sekaligus memenuhi salah satu agama syariat,” ujar..

Sebelum mengakhiri pernyataanya, …melihat, sunatan massal dilakukan dengan standar medis yang ketat. Tim dokter dan paramedis profesional dilibatkan untuk memastikan prosedur berjalan aman, steril, dan nyaman bagi para peserta.

“Anak-anak yang telah disunat juga mendapatkan bingkisan uang saku, sebagai bentuk dukungan agar mereka semakin semangat dalam menuntut ilmu

 

 

 

 

 

 

Berikut adalah tulisan naratif yang mengangkat aksi sosial kolaborasi antara Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar.

Menjemput Senyum di Balik Selimut: Aksi Kemanusiaan Elang Timur dan BAZNAS Makassar
Ormas Elang Timur Kolaborasi BAZNAS Sunat 100 Anak Dhuafa

suasana pagi tampak berbeda. Bukan riuh kendaraan yang mendominasi, melainkan gelak tawa yang sesekali pecah, diselingi suara lirih anak-anak yang menahan detak jantung. Hari itu, sebuah ikatan kemanusiaan tengah dirajut dengan benang kasih sayang melalui aksi khitanan (sunatan) massal gratis bagi anak-anak dari keluarga dhuafa.

Adalah Ormas Elang Timur Indonesia , sebuah organisasi kemasyarakatan yang dikenal dengan semangat korsa dan dedikasinya, menggandeng BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Makassar untuk mengundang senyum anak-anak yang selama ini mungkin hanya bisa memendam keinginan untuk disunat karena terbentur biaya.

Kolaborasi ini bukan sekedar seremoni. Ini adalah wujud nyata bagaimana ormas bisa bertransformasi menjadi pilar sosial yang bergerak melampaui batas wilayah.
Ketua Elang Timur Indonesia menyatakan bahwa program ini lahir dari keresahan melihat banyak orang tua yang kurang mampu sulit menjangkau biaya khitan yang kian melambung.

Elang Timur bukan hanya soal solidaritas anggota, tapi soal bagaimana keberadaan kami bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama kaum dhuafa,” ungkap perwakilan organisasi tersebut di sela-sela kegiatan.

Di sisi lain, keterlibatan BAZNAS Kota Makassar menjadi penyambung utama yang memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat benar-benar tersalurkan tepat sasaran. BAZNAS memberikan dukungan penuh dalam aspek medis dan teknis, memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan khitan yang higienis, aman, dan ditangani oleh tenaga profesional.

Menghapus Takut dengan Kasih

Di dalam ruang tindakan, suasana haru sekaligus bangga tersaji. Beberapa anak tampak memejamkan mata erat-erat, menggenggam tangan orang tuanya dengan kuat. Namun, keberadaan para anggota Elang Timur yang dengan sabar menghibur—bahkan tak jarang merayu anak-anak agar tidak takut—membuat suasana yang tegang menjadi lebih hangat.

“Terima kasih, Bapak-Bapak. Anak saya akhirnya bisa disunat. Kalau menunggu uang terkumpul, entah kapan lagi,” tutur salah satu ibu dengan mata berkaca-kaca. Ucapannya itulah yang menjadi bahan bakar utama bagi para lawan untuk terus bergerak.

Bukan Akhir, Melainkan Awal

Kegiatan sunatan gratis ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di kota metropolitan seperti Makassar, masih banyak “sayap-sayap” yang butuh dirangkul. Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar telah membuktikan bahwa ketika niat baik dibarengi dengan kolaborasi yang solid, rintangan ekonomi sekalipun dapat dilewati.

Aksi ini adalah pesan kecil untuk kita semua: bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebaikan selalu mengalir sendiri hingga ke tangan mereka yang mampu. Semoga jejak langkah Elang Timur dan BAZNAS Kota Makassar menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus menebar manfaat, meraih berkah, dan membangun Makassar yang lebih humanis.

Karena pada akhirnya, kebahagiaan seorang anak dhuafa saat ia bisa merayakan masa kecilnya dengan khitan yang sehat adalah investasi kemanusiaan yang tak ternilai harganya.
===Menjemput Berkah di Balik Khitan: Sinergi Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar

Dalam bingkai kehidupan sosial, sebuah organisasi masyarakat (ormas) sering kali dipandang sebagai simbol kekuatan dan solidaritas. Namun, apa yang ditunjukkan oleh Ormas Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Kota Makassar melalui aksi sunatan massal bagi anak-anak dhuafa, melampaui sekadar unjuk kekuatan. Aksi ini merupakan wujud nyata dari “tangan di atas” yang merawat martabat sesama.

Khitan: Simbol Kesucian dalam Islam
Dalam pandangan Islam, khitan ( khitanah ) bukan sekedar prosedur medis atau tradisi turun-temurun. Ia adalah bagian dari fitrah manusia, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa khitan termasuk dalam lima perkara fitrah.

Secara syariat, khitan adalah simbol pensucian diri. Dengan mengkhitankan anak-anak dari keluarga dhuafa, Ormas Elang Timur dan BAZNAS tidak hanya membantu meringankan beban finansial orang tua mereka, tetapi juga membantu anak-anak tersebut meningkatkan kesucian diri mereka sebelum memasuki usia baligh. Ini adalah bentuk dakwah praktis yang menyentuh akar kebutuhan umat.

Kolaborasi: Kekuatan Ukhuwah dan Filantropi
Kolaborasi antara ormas dan lembaga zakat seperti BAZNAS Makassar merupakan langkah strategi yang patut diapresiasi. Ormas Elang Timur, dengan basis massa dan jangkauan sosialnya yang luas di akar rumput, memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sementara BAZNAS, dengan pengelolaan zakat yang profesional, menjadi motor penggerak pembiayaan.

Dalam Islam, gotong royong ini dikenal dengan istilah Ta’awun (tolong-menolong). Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ma’idah ayat 2:

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam melakukan dosa dan permusuhan…”

Aksi sunatan gratis ini adalah definisi konkret dari ta’awun dalam kebajikan. Ketika sebuah ormas menggunakan sumber dayanya untuk memfasilitasi perintah agama bagi mereka yang kurang mampu, maka ormas tersebut telah menjalankan fungsi sosial-keagamaan yang sangat mulia.

Menanam Benih Kemanusiaan
Bagi keluarga dhuafa, biaya khitan sering kali menjadi kendala yang membuat mereka berkomitmen kewajiban orang tua terhadap anak. Dengan adanya program ini, kecemasan orang tua terhapuskan. Anak-anak pun dapat tersenyum lega, menjalani prosesi sunatan dengan rasa aman dan kehadiran orang-orang dewasa yang mendukung mereka.

Apa yang dilakukan Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar adalah pesan bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebermanfaatan tidak harus menunggu besar. Semangat berbagi inilah yang menjadi perekat persaudaraan umat.

Penutup: Investasi Akhirat
==Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Pendistribuisian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar, mengemukakan, sunatan massal gratis merupakan salah satu program, dari sederet program unggulan lembaga amil zakat terpercaya dan amanah yang beralamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5, Kecamatan Rapoccini, Kota Makassar tersebut.
“Penyunatan ini dilakukan tenaga yang benar benar profesionan, sehingga saat disunat, anak anak tidak merasa sakit,” tuturnya, didampingi ….
sebenarnya, sekali sunatan menggunakan laser ini biayanya mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Tetapi,semuanya ditanggung oleh BAZNAS. Malah, anak anak yang disunat juga mendapatkan bingkisan, berupa sarung dan biaya transport.
..selain sunatan massal, berbagai program unggulan BAZNAS Kota Makassar yang telah berjalan empat tahunan belakangan, di antaranya, bantuan konsunti f bulanan berupa sembako dan uang tunai, renovasi rumah, biaya kesehatan, jumat berkah,beasiswa mulai SD, SMP, MIN, MTsN, MAN, hingga S1 dan S2, serta belajar di luar negeri .

==Sunatan gratis yang dilakukan menggunakan laser—dari Klinik BAZNAS Medika.

=Ketua Umum DPP Elang Timur Indonesia, Imran SE melihat, program khitan massal gratis ini mungkin sederhana secara prosedur, namun besar dampaknya, bagi masa depan anak-anak. Setidakny, anak anak ini tumbuh menjadi generasi yang bersih dan taat.
“Ini membuktikan bahwa Ormas Elang Timur Indonesia itu tidak hanya terbang tinggi untuk dirinya sendiri, tetapi juga memayungi mereka yang berada di bumi dengan kasih saying,” ujarnya.
==Salah seroang orang tua berteima kasih kepada DPP Elang Timur Indonesia. Khitanan gratis ini menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir melalui setiap doa yang dipanjatkan para orang tua. “Kami berharap, semoga DPP Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Makassar terus menginspirasi, untuk terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan umat, utamanya bagi kalangan bawah.

Program lainnya adalah, Saudagar Tangguh Baznas yang dikemas dalam bentuk Bantuan Operasional Dhuafa Produktif. Jenis bantuan ini, setidaknya karena kebanyakan pelaku UMKM, kurang memiliki kecakapan meningkatkan produktivitas. Malah, masih ada pelaku ekonomi kecil ini menjatuhkan pilihan kepada rentenir.
“Program ini dapat membangkitkan pelaku ekonomi ummat, sekaligus dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri layaknya Saudagar Tangguh. Hanya saja, para penerima harus melalui proses asesemen. Jumlahnya, mulai Rp2000.000, hingga Rp7000.000. Malah ada yang lebih, tanpa pengembalian,” jelas ketua Tanfidziyah Forum Santri Nasional (FSN) Sulsel 2019—2024 ini.

=Menyinggung dana yang digunakan untuk keseluruhan program BAZNAS Makassar, berasal dari para Muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)-nya ke BAZNAS Kota Makassar.

=Karena itu, dalam menjalankan amanah, BAZNAS Makassar tidak boleh main main dalam hal zakat. Seluruh jajaran BAZNAS Makassar mengetahui betul, para mustahik seperti diisyartakan dalam 8 golongan atau asnaf. Yakni, fakir, miskin, riqab atau biasa disebut sebagai hamba sahaya, gharim– orang yang memiliki hutang dan kesulitan melunasinya, mualaf, yaitu orang yang baru memeluk agama Islam untuk merasakan solidaritas. Termasuk, fiisabilillah– pejuang agama Islam, ibnu sabil– orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan jauh, serta amil– orang yang menyalurkan zakat.

==sunatan gratis yang dilakukan bersama BAZNAS Makassar dalam rangka menhisi wakti liburt5an sekolah, sekaligus wujud kepedulian sosial yang mendalam.
==“Jadi khitanan massal gratis yang dilakukan Yayasan Masjid Raya kali ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (dhuafa) di Kota Makassar. Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian di bulan Muharram semata, tetapi juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong antarlembaga keagamaan dan social, dalam mewujudkan kemaslahatan umat,” tutur

Menurutnya, kerjasama antara Yayasan Masjid Raya dan BAZNAS dalam sunatan gratis kali ini, menjadi sinergi paling MULIA, lantaran dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini.

‘’khitanan merupakan agenda yang bertujuan untuk meringankan beban keluarga dhuafa, terutama menjelang tahun ajaran baru.

“Kita ketahui bersama bahwa, kegiatan sunatan massal ini tidak hanya sekadar aspek kesehatan dan keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting bagi anak-anak untuk siap secara fisik dan mental menghadapi lingkungan sekolah yang baru,” ujarnya.

“Kami juga memahami bahwa, setiap keluarga memiliki persiapan ekstra saat anak-anak mereka akan kembali bersekolah. Makanya, dengan adanya sunatan massal gratis ini, kami berharap dapat mengurangi sedikit beban finansial mereka, sekaligus memenuhi salah satu agama syariat,” ujar..

Sebelum mengakhiri pernyataanya, …melihat, sunatan massal dilakukan dengan standar medis yang ketat. Tim dokter dan paramedis profesional dilibatkan untuk memastikan prosedur berjalan aman, steril, dan nyaman bagi para peserta.

“Anak-anak yang telah disunat juga mendapatkan bingkisan uang saku, sebagai bentuk dukungan agar mereka semakin semangat dalam menuntut ilmu

 

 

 

 

 

 

Berikut adalah tulisan naratif yang mengangkat aksi sosial kolaborasi antara Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar.

Menjemput Senyum di Balik Selimut: Aksi Kemanusiaan Elang Timur dan BAZNAS Makassar
Ormas Elang Timur Kolaborasi BAZNAS Sunat 100 Anak Dhuafa

suasana pagi tampak berbeda. Bukan riuh kendaraan yang mendominasi, melainkan gelak tawa yang sesekali pecah, diselingi suara lirih anak-anak yang menahan detak jantung. Hari itu, sebuah ikatan kemanusiaan tengah dirajut dengan benang kasih sayang melalui aksi khitanan (sunatan) massal gratis bagi anak-anak dari keluarga dhuafa.

Adalah Ormas Elang Timur Indonesia , sebuah organisasi kemasyarakatan yang dikenal dengan semangat korsa dan dedikasinya, menggandeng BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Makassar untuk mengundang senyum anak-anak yang selama ini mungkin hanya bisa memendam keinginan untuk disunat karena terbentur biaya.

Kolaborasi ini bukan sekedar seremoni. Ini adalah wujud nyata bagaimana ormas bisa bertransformasi menjadi pilar sosial yang bergerak melampaui batas wilayah.
Ketua Elang Timur Indonesia menyatakan bahwa program ini lahir dari keresahan melihat banyak orang tua yang kurang mampu sulit menjangkau biaya khitan yang kian melambung.

Elang Timur bukan hanya soal solidaritas anggota, tapi soal bagaimana keberadaan kami bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama kaum dhuafa,” ungkap perwakilan organisasi tersebut di sela-sela kegiatan.

Di sisi lain, keterlibatan BAZNAS Kota Makassar menjadi penyambung utama yang memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat benar-benar tersalurkan tepat sasaran. BAZNAS memberikan dukungan penuh dalam aspek medis dan teknis, memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan khitan yang higienis, aman, dan ditangani oleh tenaga profesional.

Menghapus Takut dengan Kasih

Di dalam ruang tindakan, suasana haru sekaligus bangga tersaji. Beberapa anak tampak memejamkan mata erat-erat, menggenggam tangan orang tuanya dengan kuat. Namun, keberadaan para anggota Elang Timur yang dengan sabar menghibur—bahkan tak jarang merayu anak-anak agar tidak takut—membuat suasana yang tegang menjadi lebih hangat.

“Terima kasih, Bapak-Bapak. Anak saya akhirnya bisa disunat. Kalau menunggu uang terkumpul, entah kapan lagi,” tutur salah satu ibu dengan mata berkaca-kaca. Ucapannya itulah yang menjadi bahan bakar utama bagi para lawan untuk terus bergerak.

Bukan Akhir, Melainkan Awal

Kegiatan sunatan gratis ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di kota metropolitan seperti Makassar, masih banyak “sayap-sayap” yang butuh dirangkul. Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar telah membuktikan bahwa ketika niat baik dibarengi dengan kolaborasi yang solid, rintangan ekonomi sekalipun dapat dilewati.

Aksi ini adalah pesan kecil untuk kita semua: bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebaikan selalu mengalir sendiri hingga ke tangan mereka yang mampu. Semoga jejak langkah Elang Timur dan BAZNAS Kota Makassar menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus menebar manfaat, meraih berkah, dan membangun Makassar yang lebih humanis.

Karena pada akhirnya, kebahagiaan seorang anak dhuafa saat ia bisa merayakan masa kecilnya dengan khitan yang sehat adalah investasi kemanusiaan yang tak ternilai harganya.
===Menjemput Berkah di Balik Khitan: Sinergi Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar

Dalam bingkai kehidupan sosial, sebuah organisasi masyarakat (ormas) sering kali dipandang sebagai simbol kekuatan dan solidaritas. Namun, apa yang ditunjukkan oleh Ormas Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Kota Makassar melalui aksi sunatan massal bagi anak-anak dhuafa, melampaui sekadar unjuk kekuatan. Aksi ini merupakan wujud nyata dari “tangan di atas” yang merawat martabat sesama.

Khitan: Simbol Kesucian dalam Islam
Dalam pandangan Islam, khitan ( khitanah ) bukan sekedar prosedur medis atau tradisi turun-temurun. Ia adalah bagian dari fitrah manusia, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa khitan termasuk dalam lima perkara fitrah.

Secara syariat, khitan adalah simbol pensucian diri. Dengan mengkhitankan anak-anak dari keluarga dhuafa, Ormas Elang Timur dan BAZNAS tidak hanya membantu meringankan beban finansial orang tua mereka, tetapi juga membantu anak-anak tersebut meningkatkan kesucian diri mereka sebelum memasuki usia baligh. Ini adalah bentuk dakwah praktis yang menyentuh akar kebutuhan umat.

Kolaborasi: Kekuatan Ukhuwah dan Filantropi
Kolaborasi antara ormas dan lembaga zakat seperti BAZNAS Makassar merupakan langkah strategi yang patut diapresiasi. Ormas Elang Timur, dengan basis massa dan jangkauan sosialnya yang luas di akar rumput, memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sementara BAZNAS, dengan pengelolaan zakat yang profesional, menjadi motor penggerak pembiayaan.

Dalam Islam, gotong royong ini dikenal dengan istilah Ta’awun (tolong-menolong). Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ma’idah ayat 2:

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam melakukan dosa dan permusuhan…”

Aksi sunatan gratis ini adalah definisi konkret dari ta’awun dalam kebajikan. Ketika sebuah ormas menggunakan sumber dayanya untuk memfasilitasi perintah agama bagi mereka yang kurang mampu, maka ormas tersebut telah menjalankan fungsi sosial-keagamaan yang sangat mulia.

Menanam Benih Kemanusiaan
Bagi keluarga dhuafa, biaya khitan sering kali menjadi kendala yang membuat mereka berkomitmen kewajiban orang tua terhadap anak. Dengan adanya program ini, kecemasan orang tua terhapuskan. Anak-anak pun dapat tersenyum lega, menjalani prosesi sunatan dengan rasa aman dan kehadiran orang-orang dewasa yang mendukung mereka.

Apa yang dilakukan Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar adalah pesan bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebermanfaatan tidak harus menunggu besar. Semangat berbagi inilah yang menjadi perekat persaudaraan umat.

Penutup: Investasi Akhirat
==Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Pendistribuisian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar, mengemukakan, sunatan massal gratis merupakan salah satu program, dari sederet program unggulan lembaga amil zakat terpercaya dan amanah yang beralamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5, Kecamatan Rapoccini, Kota Makassar tersebut.
“Penyunatan ini dilakukan tenaga yang benar benar profesionan, sehingga saat disunat, anak anak tidak merasa sakit,” tuturnya, didampingi ….
sebenarnya, sekali sunatan menggunakan laser ini biayanya mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Tetapi,semuanya ditanggung oleh BAZNAS. Malah, anak anak yang disunat juga mendapatkan bingkisan, berupa sarung dan biaya transport.
..selain sunatan massal, berbagai program unggulan BAZNAS Kota Makassar yang telah berjalan empat tahunan belakangan, di antaranya, bantuan konsunti f bulanan berupa sembako dan uang tunai, renovasi rumah, biaya kesehatan, jumat berkah,beasiswa mulai SD, SMP, MIN, MTsN, MAN, hingga S1 dan S2, serta belajar di luar negeri .

==Sunatan gratis yang dilakukan menggunakan laser—dari Klinik BAZNAS Medika.

=Ketua Umum DPP Elang Timur Indonesia, Imran SE melihat, program khitan massal gratis ini mungkin sederhana secara prosedur, namun besar dampaknya, bagi masa depan anak-anak. Setidakny, anak anak ini tumbuh menjadi generasi yang bersih dan taat.
“Ini membuktikan bahwa Ormas Elang Timur Indonesia itu tidak hanya terbang tinggi untuk dirinya sendiri, tetapi juga memayungi mereka yang berada di bumi dengan kasih saying,” ujarnya.
==Salah seroang orang tua berteima kasih kepada DPP Elang Timur Indonesia. Khitanan gratis ini menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir melalui setiap doa yang dipanjatkan para orang tua. “Kami berharap, semoga DPP Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Makassar terus menginspirasi, untuk terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan umat, utamanya bagi kalangan bawah.

Program lainnya adalah, Saudagar Tangguh Baznas yang dikemas dalam bentuk Bantuan Operasional Dhuafa Produktif. Jenis bantuan ini, setidaknya karena kebanyakan pelaku UMKM, kurang memiliki kecakapan meningkatkan produktivitas. Malah, masih ada pelaku ekonomi kecil ini menjatuhkan pilihan kepada rentenir.
“Program ini dapat membangkitkan pelaku ekonomi ummat, sekaligus dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri layaknya Saudagar Tangguh. Hanya saja, para penerima harus melalui proses asesemen. Jumlahnya, mulai Rp2000.000, hingga Rp7000.000. Malah ada yang lebih, tanpa pengembalian,” jelas ketua Tanfidziyah Forum Santri Nasional (FSN) Sulsel 2019—2024 ini.

=Menyinggung dana yang digunakan untuk keseluruhan program BAZNAS Makassar, berasal dari para Muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)-nya ke BAZNAS Kota Makassar.

=Karena itu, dalam menjalankan amanah, BAZNAS Makassar tidak boleh main main dalam hal zakat. Seluruh jajaran BAZNAS Makassar mengetahui betul, para mustahik seperti diisyartakan dalam 8 golongan atau asnaf. Yakni, fakir, miskin, riqab atau biasa disebut sebagai hamba sahaya, gharim– orang yang memiliki hutang dan kesulitan melunasinya, mualaf, yaitu orang yang baru memeluk agama Islam untuk merasakan solidaritas. Termasuk, fiisabilillah– pejuang agama Islam, ibnu sabil– orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan jauh, serta amil– orang yang menyalurkan zakat.

==sunatan gratis yang dilakukan bersama BAZNAS Makassar dalam rangka menhisi wakti liburt5an sekolah, sekaligus wujud kepedulian sosial yang mendalam.
==“Jadi khitanan massal gratis yang dilakukan Yayasan Masjid Raya kali ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (dhuafa) di Kota Makassar. Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian di bulan Muharram semata, tetapi juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong antarlembaga keagamaan dan social, dalam mewujudkan kemaslahatan umat,” tutur

Menurutnya, kerjasama antara Yayasan Masjid Raya dan BAZNAS dalam sunatan gratis kali ini, menjadi sinergi paling MULIA, lantaran dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini.

‘’khitanan merupakan agenda yang bertujuan untuk meringankan beban keluarga dhuafa, terutama menjelang tahun ajaran baru.

“Kita ketahui bersama bahwa, kegiatan sunatan massal ini tidak hanya sekadar aspek kesehatan dan keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting bagi anak-anak untuk siap secara fisik dan mental menghadapi lingkungan sekolah yang baru,” ujarnya.

“Kami juga memahami bahwa, setiap keluarga memiliki persiapan ekstra saat anak-anak mereka akan kembali bersekolah. Makanya, dengan adanya sunatan massal gratis ini, kami berharap dapat mengurangi sedikit beban finansial mereka, sekaligus memenuhi salah satu agama syariat,” ujar..

Sebelum mengakhiri pernyataanya, …melihat, sunatan massal dilakukan dengan standar medis yang ketat. Tim dokter dan paramedis profesional dilibatkan untuk memastikan prosedur berjalan aman, steril, dan nyaman bagi para peserta.

“Anak-anak yang telah disunat juga mendapatkan bingkisan uang saku, sebagai bentuk dukungan agar mereka semakin semangat dalam menuntut ilmu

 

 

 

 

Berikut adalah tulisan naratif yang mengangkat aksi sosial kolaborasi antara Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar.

Menjemput Senyum di Balik Selimut: Aksi Kemanusiaan Elang Timur dan BAZNAS Makassar
Ormas Elang Timur Kolaborasi BAZNAS Sunat 100 Anak Dhuafa

suasana pagi tampak berbeda. Bukan riuh kendaraan yang mendominasi, melainkan gelak tawa yang sesekali pecah, diselingi suara lirih anak-anak yang menahan detak jantung. Hari itu, sebuah ikatan kemanusiaan tengah dirajut dengan benang kasih sayang melalui aksi khitanan (sunatan) massal gratis bagi anak-anak dari keluarga dhuafa.

Adalah Ormas Elang Timur Indonesia , sebuah organisasi kemasyarakatan yang dikenal dengan semangat korsa dan dedikasinya, menggandeng BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Makassar untuk mengundang senyum anak-anak yang selama ini mungkin hanya bisa memendam keinginan untuk disunat karena terbentur biaya.

Kolaborasi ini bukan sekedar seremoni. Ini adalah wujud nyata bagaimana ormas bisa bertransformasi menjadi pilar sosial yang bergerak melampaui batas wilayah.
Ketua Elang Timur Indonesia menyatakan bahwa program ini lahir dari keresahan melihat banyak orang tua yang kurang mampu sulit menjangkau biaya khitan yang kian melambung.

Elang Timur bukan hanya soal solidaritas anggota, tapi soal bagaimana keberadaan kami bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama kaum dhuafa,” ungkap perwakilan organisasi tersebut di sela-sela kegiatan.

Di sisi lain, keterlibatan BAZNAS Kota Makassar menjadi penyambung utama yang memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat benar-benar tersalurkan tepat sasaran. BAZNAS memberikan dukungan penuh dalam aspek medis dan teknis, memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan khitan yang higienis, aman, dan ditangani oleh tenaga profesional.

Menghapus Takut dengan Kasih

Di dalam ruang tindakan, suasana haru sekaligus bangga tersaji. Beberapa anak tampak memejamkan mata erat-erat, menggenggam tangan orang tuanya dengan kuat. Namun, keberadaan para anggota Elang Timur yang dengan sabar menghibur—bahkan tak jarang merayu anak-anak agar tidak takut—membuat suasana yang tegang menjadi lebih hangat.

“Terima kasih, Bapak-Bapak. Anak saya akhirnya bisa disunat. Kalau menunggu uang terkumpul, entah kapan lagi,” tutur salah satu ibu dengan mata berkaca-kaca. Ucapannya itulah yang menjadi bahan bakar utama bagi para lawan untuk terus bergerak.

Bukan Akhir, Melainkan Awal

Kegiatan sunatan gratis ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di kota metropolitan seperti Makassar, masih banyak “sayap-sayap” yang butuh dirangkul. Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar telah membuktikan bahwa ketika niat baik dibarengi dengan kolaborasi yang solid, rintangan ekonomi sekalipun dapat dilewati.

Aksi ini adalah pesan kecil untuk kita semua: bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebaikan selalu mengalir sendiri hingga ke tangan mereka yang mampu. Semoga jejak langkah Elang Timur dan BAZNAS Kota Makassar menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus menebar manfaat, meraih berkah, dan membangun Makassar yang lebih humanis.

Karena pada akhirnya, kebahagiaan seorang anak dhuafa saat ia bisa merayakan masa kecilnya dengan khitan yang sehat adalah investasi kemanusiaan yang tak ternilai harganya.
===Menjemput Berkah di Balik Khitan: Sinergi Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar

Dalam bingkai kehidupan sosial, sebuah organisasi masyarakat (ormas) sering kali dipandang sebagai simbol kekuatan dan solidaritas. Namun, apa yang ditunjukkan oleh Ormas Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Kota Makassar melalui aksi sunatan massal bagi anak-anak dhuafa, melampaui sekadar unjuk kekuatan. Aksi ini merupakan wujud nyata dari “tangan di atas” yang merawat martabat sesama.

Khitan: Simbol Kesucian dalam Islam
Dalam pandangan Islam, khitan ( khitanah ) bukan sekedar prosedur medis atau tradisi turun-temurun. Ia adalah bagian dari fitrah manusia, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa khitan termasuk dalam lima perkara fitrah.

Secara syariat, khitan adalah simbol pensucian diri. Dengan mengkhitankan anak-anak dari keluarga dhuafa, Ormas Elang Timur dan BAZNAS tidak hanya membantu meringankan beban finansial orang tua mereka, tetapi juga membantu anak-anak tersebut meningkatkan kesucian diri mereka sebelum memasuki usia baligh. Ini adalah bentuk dakwah praktis yang menyentuh akar kebutuhan umat.

Kolaborasi: Kekuatan Ukhuwah dan Filantropi
Kolaborasi antara ormas dan lembaga zakat seperti BAZNAS Makassar merupakan langkah strategi yang patut diapresiasi. Ormas Elang Timur, dengan basis massa dan jangkauan sosialnya yang luas di akar rumput, memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sementara BAZNAS, dengan pengelolaan zakat yang profesional, menjadi motor penggerak pembiayaan.

Dalam Islam, gotong royong ini dikenal dengan istilah Ta’awun (tolong-menolong). Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ma’idah ayat 2:

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam melakukan dosa dan permusuhan…”

Aksi sunatan gratis ini adalah definisi konkret dari ta’awun dalam kebajikan. Ketika sebuah ormas menggunakan sumber dayanya untuk memfasilitasi perintah agama bagi mereka yang kurang mampu, maka ormas tersebut telah menjalankan fungsi sosial-keagamaan yang sangat mulia.

Menanam Benih Kemanusiaan
Bagi keluarga dhuafa, biaya khitan sering kali menjadi kendala yang membuat mereka berkomitmen kewajiban orang tua terhadap anak. Dengan adanya program ini, kecemasan orang tua terhapuskan. Anak-anak pun dapat tersenyum lega, menjalani prosesi sunatan dengan rasa aman dan kehadiran orang-orang dewasa yang mendukung mereka.

Apa yang dilakukan Ormas Elang Timur dan BAZNAS Makassar adalah pesan bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, dan kebermanfaatan tidak harus menunggu besar. Semangat berbagi inilah yang menjadi perekat persaudaraan umat.

Penutup: Investasi Akhirat
==Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Pendistribuisian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar, mengemukakan, sunatan massal gratis merupakan salah satu program, dari sederet program unggulan lembaga amil zakat terpercaya dan amanah yang beralamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5, Kecamatan Rapoccini, Kota Makassar tersebut.
“Penyunatan ini dilakukan tenaga yang benar benar profesionan, sehingga saat disunat, anak anak tidak merasa sakit,” tuturnya, didampingi ….
sebenarnya, sekali sunatan menggunakan laser ini biayanya mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Tetapi,semuanya ditanggung oleh BAZNAS. Malah, anak anak yang disunat juga mendapatkan bingkisan, berupa sarung dan biaya transport.
..selain sunatan massal, berbagai program unggulan BAZNAS Kota Makassar yang telah berjalan empat tahunan belakangan, di antaranya, bantuan konsunti f bulanan berupa sembako dan uang tunai, renovasi rumah, biaya kesehatan, jumat berkah,beasiswa mulai SD, SMP, MIN, MTsN, MAN, hingga S1 dan S2, serta belajar di luar negeri .

==Sunatan gratis yang dilakukan menggunakan laser—dari Klinik BAZNAS Medika.

=Ketua Umum DPP Elang Timur Indonesia, Imran SE melihat, program khitan massal gratis ini mungkin sederhana secara prosedur, namun besar dampaknya, bagi masa depan anak-anak. Setidakny, anak anak ini tumbuh menjadi generasi yang bersih dan taat.
“Ini membuktikan bahwa Ormas Elang Timur Indonesia itu tidak hanya terbang tinggi untuk dirinya sendiri, tetapi juga memayungi mereka yang berada di bumi dengan kasih saying,” ujarnya.
==Salah seroang orang tua berteima kasih kepada DPP Elang Timur Indonesia. Khitanan gratis ini menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir melalui setiap doa yang dipanjatkan para orang tua. “Kami berharap, semoga DPP Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Makassar terus menginspirasi, untuk terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan umat, utamanya bagi kalangan bawah.

Program lainnya adalah, Saudagar Tangguh Baznas yang dikemas dalam bentuk Bantuan Operasional Dhuafa Produktif. Jenis bantuan ini, setidaknya karena kebanyakan pelaku UMKM, kurang memiliki kecakapan meningkatkan produktivitas. Malah, masih ada pelaku ekonomi kecil ini menjatuhkan pilihan kepada rentenir.
“Program ini dapat membangkitkan pelaku ekonomi ummat, sekaligus dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri layaknya Saudagar Tangguh. Hanya saja, para penerima harus melalui proses asesemen. Jumlahnya, mulai Rp2000.000, hingga Rp7000.000. Malah ada yang lebih, tanpa pengembalian,” jelas ketua Tanfidziyah Forum Santri Nasional (FSN) Sulsel 2019—2024 ini.

=Menyinggung dana yang digunakan untuk keseluruhan program BAZNAS Makassar, berasal dari para Muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)-nya ke BAZNAS Kota Makassar.

=Karena itu, dalam menjalankan amanah, BAZNAS Makassar tidak boleh main main dalam hal zakat. Seluruh jajaran BAZNAS Makassar mengetahui betul, para mustahik seperti diisyartakan dalam 8 golongan atau asnaf. Yakni, fakir, miskin, riqab atau biasa disebut sebagai hamba sahaya, gharim– orang yang memiliki hutang dan kesulitan melunasinya, mualaf, yaitu orang yang baru memeluk agama Islam untuk merasakan solidaritas. Termasuk, fiisabilillah– pejuang agama Islam, ibnu sabil– orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan jauh, serta amil– orang yang menyalurkan zakat.

==sunatan gratis yang dilakukan bersama BAZNAS Makassar dalam rangka menhisi wakti liburt5an sekolah, sekaligus wujud kepedulian sosial yang mendalam.
==“Jadi khitanan massal gratis yang dilakukan Yayasan Masjid Raya kali ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (dhuafa) di Kota Makassar. Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian di bulan Muharram semata, tetapi juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong antarlembaga keagamaan dan social, dalam mewujudkan kemaslahatan umat,” tutur

Menurutnya, kerjasama antara Yayasan Masjid Raya dan BAZNAS dalam sunatan gratis kali ini, menjadi sinergi paling MULIA, lantaran dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini.

‘’khitanan merupakan agenda yang bertujuan untuk meringankan beban keluarga dhuafa, terutama menjelang tahun ajaran baru.

“Kita ketahui bersama bahwa, kegiatan sunatan massal ini tidak hanya sekadar aspek kesehatan dan keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting bagi anak-anak untuk siap secara fisik dan mental menghadapi lingkungan sekolah yang baru,” ujarnya.

“Kami juga memahami bahwa, setiap keluarga memiliki persiapan ekstra saat anak-anak mereka akan kembali bersekolah. Makanya, dengan adanya sunatan massal gratis ini, kami berharap dapat mengurangi sedikit beban finansial mereka, sekaligus memenuhi salah satu agama syariat,” ujar..

Sebelum mengakhiri pernyataanya, …melihat, sunatan massal dilakukan dengan standar medis yang ketat. Tim dokter dan paramedis profesional dilibatkan untuk memastikan prosedur berjalan aman, steril, dan nyaman bagi para peserta.

“Anak-anak yang telah disunat juga mendapatkan bingkisan uang saku, sebagai bentuk dukungan agar mereka semakin semangat dalam menuntut ilmu

 

 

 

 

 

 

 

Sabtu hari ini, sebuah ikatan kemanusiaan tengah dirajut dengan benang kasih sayang melalui aksi khitanan (sunatan) massal gratis bagi anak-anak dari keluarga dhuafa.

Ormas Elang Timur Indonesia , sebuah organisasi kemasyarakatan yang dikenal dengan semangat korsa dan dedikasinya, menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar mengundang senyum anak-anak yang selama ini mungkin hanya bisa memendam keinginan untuk dikhitan karena terbentur biaya.

Kolaborasi ini bukan sekedar seremoni. Melainkan, wujud nyata bagaimana Ormas yang digagas kediriannya pertengahan tahun lalu mampu bertransformasi menjadi pilar sosial yang bergerak melampaui batas wilayah.
KetuaUmum DPP Elang Timur Indonesia, Imran,SE menyatakan, kolaborasi dengan BAZNAS Makassar lahir dari keresahan melihat banyak orang tua yang kurang mampu, sehingga sulit menjangkau biaya khitan yang kian melambung.
Dalam bingkai kehidupan sosial, sebuah organisasi masyarakat (ormas) sering kali dipandang sebagai simbol kekuatan dan solidaritas. Namun, apa yang ditunjukkan oleh Ormas Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Kota Makassar melalui aksi sunatan massal bagi anak-anak dhuafa, melampaui sekadar unjuk kekuatan. Aksi ini merupakan wujud nyata dari “tangan di atas” yang merawat martabat sesama.

Imran melihat, kehadiran Elang Timur Indonesia dalam kegiatan sosial ini bukan hanya soal solidaritas anggota, tapi soal bagaimana keberadaan seluruh jajaran Ormas Elang Timur Indonesia bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama kaum dhuafa.
Di sisi lain, keterlibatan BAZNAS Kota Makassar menjadi penyambung utama yang memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat benar-benar tersalurkan tepat sasaran. BAZNAS memberikan dukungan penuh dalam aspek medis dan teknis, memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan khitan yang higienis, aman, dan ditangani oleh tenaga profesional.
Imran melihat, aksi khitanan gratis ini ini hanyalah pesan kecil, dari begitu besar langkah Elang Timur Indonesia yang akan dilakukan.
“Bagi Ormas Elang Timur, kepedulian dan perhatian kepada mereka yang membutuhkan, tidak harus menunggu kaya. Makanya, kebaikan selalu mengalir sendiri hingga ke tangan mereka yang mampu. Semoga jejak langkah Elang Timur dan BAZNAS Kota Makassar ini menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus menebar manfaat, meraih berkah, dan membangun Makassar yang lebih humanis, “ ujarmya.
Kegiatan sunatan gratis ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di kota metropolitan seperti Makassar, masih banyak “sayap-sayap” yang butuh dirangkul. Ormas Elang Timur Indonesia dan BAZNAS Kota Makassar telah membuktikan bahwa ketika niat baik dibarengi dengan kolaborasi yang solid, rintangan ekonomi sekalipun dapat dilewati.
Di dalam ruang tindakan, suasana haru sekaligus bangga tersaji. Beberapa anak tampak memejamkan mata erat-erat, menggenggam tangan orang tuanya dengan kuat. Namun, keberadaan para anggota Elang Timur yang dengan sabar menghibur—bahkan tak jarang merayu anak-anak agar tidak takut—membuat suasana yang tegang menjadi lebih hangat.
“Terima kasih jajaran Ormas Elang Timur Indonesia, terima kasih BAZNAS Makassar. Karenan batuan bapak bapaklah, anak anak kami bisa disunat secara gratis. Kalau menunggu uang terkumpul, entah kapan lagi baru anak anak kami nii disunat. Apalagi mahal, dan ekonomio saat ini juga semakin tidak menentu,” tutur orang tua salah seorang anak yang baru dikhitan.
Dalam pandangan Islam, khitan ( khitanah ) bukan sekedar prosedur medis atau tradisi turun-temurun. Ia adalah bagian dari fitrah manusia, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa khitan termasuk dalam lima perkara fitrah.
Secara syariat, khitan adalah simbol pensucian diri. Dengan mengkhitankan anak-anak dari keluarga dhuafa, Ormas Elang Timur dan BAZNAS tidak hanya membantu meringankan beban finansial orang tua mereka, tetapi juga membantu anak-anak tersebut meningkatkan kesucian diri mereka sebelum memasuki usia baligh. Ini adalah bentuk dakwah praktis yang menyentuh akar kebutuhan umat.
Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Pendistribuisian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar, mengemukakan, sunatan massal gratis merupakan salah satu program, dari sederet program unggulan lembaga amil zakat terpercaya dan amanah yang beralamat di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5, Kecamatan Rapoccini, Kota Makassar tersebut.
“Penyunatan ini dilakukan tenaga yang benar benar profesionan, sehingga saat disunat, anak anak tidak merasa sakit,” tuturnya, didampingi ….
sebenarnya, sekali sunatan menggunakan laser ini biayanya mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Tetapi,semuanya ditanggung oleh BAZNAS. Malah, anak anak yang disunat juga mendapatkan bingkisan, berupa sarung dan biaya transport.
..selain sunatan massal, berbagai program unggulan BAZNAS Kota Makassar yang telah berjalan empat tahunan belakangan, di antaranya, bantuan konsunti f bulanan berupa sembako dan uang tunai, renovasi rumah, biaya kesehatan, jumat berkah,beasiswa mulai SD, SMP, MIN, MTsN, MAN, hingga S1 dan S2, serta belajar di luar negeri .

==Sunatan gratis yang dilakukan menggunakan laser—dari Klinik BAZNAS Medika.

=Ketua Umum DPP Elang Timur Indonesia, Imran SE melihat, program khitan massal gratis ini mungkin sederhana secara prosedur, namun besar dampaknya, bagi masa depan anak-anak. Setidakny, anak anak ini tumbuh menjadi generasi yang bersih dan taat.
“Ini membuktikan bahwa Ormas Elang Timur Indonesia itu tidak hanya terbang tinggi untuk dirinya sendiri, tetapi juga memayungi mereka yang berada di bumi dengan kasih saying,” ujarnya.
==Salah seroang orang tua berteima kasih kepada DPP Elang Timur Indonesia. Khitanan gratis ini menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir melalui setiap doa yang dipanjatkan para orang tua. “Kami berharap, semoga DPP Elang Timur Indonesia bersama BAZNAS Makassar terus menginspirasi, untuk terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan umat, utamanya bagi kalangan bawah.

Program lainnya adalah, Saudagar Tangguh Baznas yang dikemas dalam bentuk Bantuan Operasional Dhuafa Produktif. Jenis bantuan ini, setidaknya karena kebanyakan pelaku UMKM, kurang memiliki kecakapan meningkatkan produktivitas. Malah, masih ada pelaku ekonomi kecil ini menjatuhkan pilihan kepada rentenir.
“Program ini dapat membangkitkan pelaku ekonomi ummat, sekaligus dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri layaknya Saudagar Tangguh. Hanya saja, para penerima harus melalui proses asesemen. Jumlahnya, mulai Rp2000.000, hingga Rp7000.000. Malah ada yang lebih, tanpa pengembalian,” jelas ketua Tanfidziyah Forum Santri Nasional (FSN) Sulsel 2019—2024 ini.

=Menyinggung dana yang digunakan untuk keseluruhan program BAZNAS Makassar, berasal dari para Muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)-nya ke BAZNAS Kota Makassar.

=Karena itu, dalam menjalankan amanah, BAZNAS Makassar tidak boleh main main dalam hal zakat. Seluruh jajaran BAZNAS Makassar mengetahui betul, para mustahik seperti diisyartakan dalam 8 golongan atau asnaf. Yakni, fakir, miskin, riqab atau biasa disebut sebagai hamba sahaya, gharim– orang yang memiliki hutang dan kesulitan melunasinya, mualaf, yaitu orang yang baru memeluk agama Islam untuk merasakan solidaritas. Termasuk, fiisabilillah– pejuang agama Islam, ibnu sabil– orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan jauh, serta amil– orang yang menyalurkan zakat.

==sunatan gratis yang dilakukan bersama BAZNAS Makassar dalam rangka menhisi wakti liburt5an sekolah, sekaligus wujud kepedulian sosial yang mendalam.
==“Jadi khitanan massal gratis yang dilakukan Yayasan Masjid Raya kali ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (dhuafa) di Kota Makassar. Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian di bulan Muharram semata, tetapi juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong antarlembaga keagamaan dan social, dalam mewujudkan kemaslahatan umat,” tutur

Facebook Comments Box

Baca Juga